Cara Budi Daya Tanaman Hias

Cara Budi Daya Tanaman Hias untuk Anda yang Tertarik Berbisnis

Diposting pada

Cara budi daya tanaman hias sebenarnya tak sulit, hanya saja pada jenis-jenis tanaman tertentu akan membutuhkan perawatan ekstra. Untuk menjadikannya sebagai usaha pun juga tak sulit, sebab sekarang ini teknologi sudah maju.

Pemasarannya mudah, proses budidaya mudah, mendapatkan bibitnya pun mudah. Apalagi jika tanaman hias yang saat ini Anda rawat beberapa tahun lagi jadi tren, tanaman itu bisa dijual dengan harga tinggi.

Mengapa Harus Tanaman Hias?

Permintaan cukup tinggi dan karena letak geografis Indonesia lah yang menjadi alasan kuat mengapa budi daya ini sebaiknya anda coba. Yang akan kita bahsa bagaiman proses budidaya untuk dijadikan usaha. Apalagi, memang usaha tanaman hias bisa berikan keuntungan besar.

Permintaan cukup tinggi baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk diketahui, karena banyak jenis tanaman hias bisa tumbuh dengan baik di Indonesia, membuat banyak orang luar yang rela impor tanaman hias dari Indonesia.

Cara Budi Daya Tanaman Hias

Hanya akan ada lima step sederhana yang akan diberikan dalam prosedur ini, berikut penjelasan satu per satu.

  4 Cara Mengurus Surat Izin Usaha Mudah Tanpa Ribet

1. Menyiapkan Media dan Lahan

Tentu harus ada lahan dan media tanamnya dulu sebelum memulai budidaya tanaman. Untuk lahan ini, bisa luas bisa juga sempit, tergantung Anda kekreatifan masing-masing.

Jika memang nanti ukuran pot dan tanamannya kecil, maka bisa disusun vertikal dengan rak. Namun juga bisa disusun horizontal jika Anda lebih tertarik demikian. Siapkan juga media tanam yang digunakan, yaitu tanah dan pupuk.

2. Memilih Jenis Tanaman yang Sesuai

Ada banyak sekali jenis tanaman hias yang jadi opsinya. Mulai dari suplir, tanduk rusa, lidah mertua, kadaka, puring, kuping gajah, keladi, dan masih banyak lainnya. Hal ini bisa disesuaikan dengan kesukaan atau tren.

3. Melakukan Penanaman Sesuai Jenisnya

Setiap jenis tanaman hias akan membutuhkan perawatan dan penanaman yang berbeda, meskipun ada yang mirip-mirip. Tugas Anda kedepannya adalah mencari tahu hal ini, sebab pembahasan yang sangat panjang.

4. Memindahkan ke Media Permanen

Tadinya Anda mulai menanam dari bibit, tanaman akan terus membesar sehingga butuh space yang lebih besar. Beberapa tanaman hias cukup sayang untuk dipindah ke tanah permanen, sehingga step ini bisa jadi pilihan.

  √8 Tips Menjadi Design Grafis Handal dan Sukses [Pengalaman]

Bisa benar-benar dipindah ke tanah permanen atau media permanen, atau ke pot yang lebih besar.

5. Perawatan Selanjutnya

Langkah terakhir adalah perawatan untuk selamanya atau sehingga tanaman itu laku. Pupuk dan penyiraman adalah perawatan utamanya. Perawatan lebih spesifik bisa itu pembersihan dari tanaman di sekitarnya, pembersihan dari hama binatang, atau lainnya sesuai jenis tanaman.

Pastikan Hal-hal Ini Sebelum Memulai Budidaya

Menyimak bagian pembuka tentu membuat siapa saja tertarik untuk mencoba peruntungan di jenis usaha ini. Wajar saja, dan memang benar bahwa usaha ini bisa berikan untung. Ada kiat atau tips sukses untuk berbisnis di bidang ini.

Jangan terburu-buru dalam merawatnya, Anda harus super jeli untuk mengamati apa yang terjadi pada tanaman. Sebab kebanyakkan tanaman hias, membutuhkan perawatan ekstra. Anda tidak mau jualan atau produk Anda ini mati atau rusak bukan? Begitulah cara-cara budidaya tanaman hias.