Ide Bisnis Online untuk Pelajar

5 Ide Bisnis Online untuk Pelajar Menghasilkan 5 Juta per Bulan

Diposting pada

Darah muda. Darahnya para remaja. Yang selalu merasa gagah. Tak pernah mau mengalah. Masa muda. Masa yang berapi-api. Itulah lirik lagu “Darah Muda” oleh Rhoma Irama. Rhoma Irama sebagai penyanyi dangdut yang populer pada zamannya hingga kini pun tidak lelah mengingatkan pemuda untuk memanfaatkan waktu mudanya.

Kira-kira kamu, iya kamu yang masih muda gini pasti masih jadi pelajar kan. Memang si waktu belajar tuh rasanya pengen main aja, tapi jangan lupa diseimbangin sama belajarnya yaa. Apa si hal yang bisa kita lakukan selama jadi pelajar selain belajar dan main? Jawabannya bisnis.

Carilah cuan selama jadi pelajar ! Kenapa juga harus sekarang si? Karena pada saat ini adalah saat yang tepat untuk kita belajar berbisnis. Iya kan mumpung masih banyak waktu, daripada waktu luang kita hanya untuk main. Lagian cuan tuh bisa nambahin uang jajan loh. Kan lumayan membantu orang tua juga.

Hmmm, gimana ya? Menarik kan bisnis waktu jadi pelajar. Tapi mau bisnis apa? Kita mah belum banyak modal, udah gitu lagi pandemi gini kuatir kalo terima uang dari orang kan banyak virus dan kuman. Nah pas banget, artikel ini akan membahas mengenai Ide Bisnis Online untuk Pelajar. Kita tetap bisa belajar bisnis tanpa kuatir terima uang, ini nih penjelasannya :

1. Barang Kebutuhan Sekolah.

Jual aja barang-barang kebutuhan sekolah seperti buku tulis, pulpen, pensil, rautan, penghapus, tipe-x, stabilo dan binder. Kita bisa loh jual dengan variasi dan model yang lebih banyak atau lebih komplit dari toko sebelah. Nah justru karena masih duduk di bangku sekolah, kita pasti punya banyak temen yang juga pelajar kan.

Baca Ini Juga  5 Cara Sukses Bisnis Properti Yang Paling Oke

Jadikan teman-teman terekat kita di sekolah dahulu sebagai target pembeli. Beritahu temen-temen kamu kalau kamu punya bisnis online barang kebutuhan sekolah dengan kemasan yang unik dan gratis ongkir karena jarak rumah kalian pasti deketan.

Buat juga strategi marketing, misalnya jika share kode promo di instagram dan facebook akan mendapatkan diskon pembelian 10%. Yakin betul deh, pasti temen-temen di sekolah kamu akan cepet tahu tentang toko kamu. Apalagi ada kode promonya, jadi semakin menarik untuk belanja di toko kamu.

2. Barang yang lagi Hits Banget.

Setiap periode waktu selalu ada aja barang yang lagi hits dam dicari oleh orang termasuk pelajar. Waktu lagi hits film dilan, banyak pelajar dari kalangan remaja putra SMA membeli jaket jeans ala-ala zaman dulu tahun 90-an atau malah dari kalangan remaja putri SMA membeli jaket baseball warna merah.

Waktu lagi hits film harry potter, banyak dari kalangan remaja yang membeli jubah harry potter. Begitu terus, setiap periode akan ada saja barang yang hits dan dicari pelajar. Jika kamu ingin berjualan produk yang sedang hits, sangat disarankan untuk menjual produk yang dapat dipakai sehari-hari.

Setidaknya jika barang tersebut tidak habis terjual, kamu bisa memakainya atau menjadikannya kado. Ingat barng ini bersifat musiman, artinya orang-orang akan mengikuti tren dan mencari barang yang baru lagi.

3. Barang yang Murah Meriah.

Pelajar cenderung menghabiskan uangnya untuk barang-barang yang harganya terjangkau oleh kantong mereka. Menjual barang yang murah meriah adalah salah satu pilihan yang tepat dengan syarat produk memiliki kualitas yang baik atau setidaknya standar.

Baca Ini Juga  Cara Membuat Kentang Goreng Frozen untuk Jualan

Jangan karena hanya ingin mencari keuntungan, kamu berbisnis suatu produk yang kualitasnya kurang baik. Hal ini justru akan mengecewakan pembeli dan mereka akan kapok, malah tidak membeli produk kamu lagi. Salah satu produk yang dapat dijual dengan harga murah dan kualitas yang standar adalah kaos.

Meskipun kelihatannya kaos adalah barang yang murah, tapi peminatnya sealu ada saja apalagi jika kamu memiliki kemampuan design yang baik. Kamu bisa menawarkan berbagai design dan pilihan kaos yang beraneka warna.  Ingat jangan sekali-kali menjual produk KW.

Jauh lebih baik anda memiliki brand sendiri atau tidak perlu diberi brand karena selain melawan undang-undang, ini juga akan merusak pasar. Jadiah pembisnis yang baik dan bijak termasuk dalam menghadapi kompetitor.

4. Barang yang Langka atau Jarang dijual.

Memang barang yang hits adalah barang yang sudah pasti laku karena banyak peminatnya, tapi jangan melihat sebelah mata barang yang langka atau jarang dijual. Kolektor justru bersedia membeli dengan harga tinggi misalnya uang Rp 75.000 rupiah atau barang-barang yang limited edition.

Untuk menjual barang yang langka, kamu harus jadi orang yang paling tahu peluang di masa mendatang. Uang pecahan Rp 75.000 rupiah adalah uang yang hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar pada hari kemerdekaan Indonesia yang ke 75 tahun. Tentu juga karena designnya yang sangat mengambarkan kemerdekaan Indonesia.

Baca Ini Juga  Cara Membuat Telur Asin untuk Jualan, Enak dan Lembut

Desain uang dengan warna merah – putih, dan gambar presiden dan wakil presiden RI yang pertama, serta baju adat yang khas hanya ada pada pecahan uang Rp 75.00 rupiah. Kolektor uang terutama kolektor dengan rasa cinta tanh air atau nasionalisme yang tinggi akan mencarinya.

5. Barang Bekas yang Layak Pakai.

   Bukan hal aneh lagi ya menjual barang secondhand mulai dari smartphone, kendaraan, hingga barang yang relatif murah seperti pakaian. Sebenarnya alasan menjual barang bekas adalah karena selalu saja masih ada orang yang berminat memilikinya.

Yaa entah karena limited edition, sudah tidak diproduksi lagi, atau memang harga produk aslinya tidak terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Tengok saja e-commerce, banyak sekali penjual pakaian bekas dengan brand luar negeri yang selalu saja laris.

Meskipun modelnya tidak hits lagi, tapi karena pembeli masih menyukai modelnya atau karena brandnya yang ternama, pasti pakaian tersebut laku saja bahkan pembeli cenderung berebut. Jika kamu memiliki kerabat atau teman yang populer juga bisa loh menjual barang mereka kepada penggemarnya.

Itulah bebera ide bisnis online untuk pelajar yang dapat kamu jadikan referensi. Apakah kamu tertarik untuk menjalankan bisnis online? Jadi bisnis online apa yang akan kamu jalankan? Selamat menjalankan bisnis online dan semoga berhasil.