Harga Bitcoin Hari ini Turun Hingga 76 Juta

Diposting pada

Pergerakan Harga Bitcoin sebelumnya memang naik pesat, bahkan dapat mencapai Rp 122 Juta pada bulan Januari 2020 kemarin.

Dilansir CNBC Indoneisa, Pergerakannya memang sangat cepat di awal dua tahun dan cukup menjanjikan karena mencatat star terbaik sejak pertama kali hadirnya pada tahun 2012 silam.

Hingga pada Januari kemarin, harganya sendiri sekitar Rp 122 Juta dengan asumsi Kurs Dollar Rp 13.000. Kenaikan pada bulan tersebut memang diperkirakan karna kondisi geopolitik yang cukup memang atas adanya isu Iran dan Amerika Serikat.

Dibandingkan dengan harga Emas, harga Bitcoin malah terus melemah. Hal ini memang disebabkan oleh pandemi wabah virus korona yang mengusutkan perekonomian dunia hingga saat ini.

Penurunan drastis ini bukan hanya terjadi pada bulan Maret 2020 saja. Pada bulan sebelumnya yakni Bulan Juni 2019 harga Bitcoin juga menyentauh US 6ribu yang memang merupakan harga terendahnya.

Harga Bitcoin Hari ini Turun Hingga 76 Juta

Peter Brandt yang merupakan analisis teknikal senior dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa Bitcoin memiliki peluang yang turun lebih bawah lagi yakni hinggi US5.500 pada bulan Juli 2020 mendatang.

  Prediksi Harga Bitcoin Sv Dan Analisanya

Hal tersebut memang terbukti jika Harga Bitcoin pada bulan Maret ini memang sudah tembus dibawah US$ 5236 pada bulan ini saja.

Christopher Tahir yang merupakan analisis dari komunitas CyptoWatch tak mengelak adanya sentimen negatif terhadap bitcoin yang memang masih kuat. Seperti yang pernah disebabkan aksi bersih-bersih bursa kripto oleh pemerintah Tiongkok pada pekan lalu.

Namun demikian, peluangnya sangat turun pada level tersebut memang sangat sulit. Pasalnya banyak orang yang menganggap Bitcoin sebagai Store of Value selain harga emas.

Oleh karena itu, Chistopher menilai bahwa akumulasi terhadap harga Bitcoin dapat dilakukan dengan harga bitcoin saat ini.

Terkait momen menjelang Bitcoin Halving, Ia melihat belum adanya isinya kuat untuk kenaikan Bitcoin secar signifikan.

Mengenai saran tersebut, Bitcoin pada harga terendah saat ini, Gabreel menilai sah-sah saja. Akan tetapi ia sama sekali tak menyarankan dengan cara jual beli, buy low, dan sell high pada rentang waktu saat ini.

Faktanya tidakan semua itu memang sangat mudah untuk dilakukan dan saat ini sudah banyak orang yang menjadi miliader.

  8 Daftar Negatif Investasi yang Dipangkas Oleh Pemerintah

Menurut kami, cara akumulasi Bitcoin yang benar dan tepat yakni dengan cara DCA (Dollar COst Averaging). Yakni dengan mengandalkan investor melakukan DCA sejak tahun 2019 hingga saat ini.

Jadi, jika investor saat ini ingin melakukan short term profit, saran saya jangan lakukan akumilasi dari sekarang. Namun jika long term seperti stragei pada inventasi akan terus dilakukan DCA pada sepanjang tahun 2020 ini.

Penurunan bitcoin memang terjadi karena pendemi wabah terus corona yang saat ini semakin meluas hingga saat ini. Menurut kami puncak virus nya sendiri akan berlangsung hingga beberapa bulan kedepan. Nah menurutmu, apakah harga Bitcoin akan naik lagi?