tips membeli rumah pertama

15 Tips Membeli Rumah Pertama Agar Tidak Tertipu

Diposting pada

Memiliki sebuah rumah merupakan salah satu impian semua orang. Apalagi jika ini menjadi rumah pertama dari hasil jerih payah selama ini. Tentu saja ingin mendapatkan rumah yang bisa membuat hidup lebih nyaman. Dalam membeli rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pada artikel ini, kita akan membahas tips membeli rumah pertama agar tidak tertipu.

Saat ini, banyak developer rumah yang menawarkan unitnya dengan harga yang terjangkau. Anda harus benar-benar berhati-hari dalam memilih, jangan sampai menemukan unit yang tidak sesuai standarnya. Beli rumah perumahan akan lebih aman dengan membelinya langsung melalui developer terpercaya.

tips membeli rumah yang tepat

15 Tips Membeli Rumah Pertama Agar Tidak Tertipu

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan ketika membeli rumah agar mendapatkan unit yang sesuai dengan harapan.

Riset Harga Rumah

Tips membeli rumah pertama yang bisa Anda terapkan adalah mengecek harga pasaran rumah. Tujuannya agar Anda mengetahui harga rumah secara umum untuk tipe-tipe tertentu. Sehingga tidak mudah tertipu dengan penawaran dari deveoper. seperti Rumah.com, rumah123.com, OLX, dan masih banyak lainnya.

Melalui cara ini Anda juga bisa mengetahui ukuran rumah yang sesuai dengan kebutuhan. Banyak foto-foto rumah yang bisa menjadi referensi untuk memilih unit yang sesuai. Jika sudah mengetahui harga pasarannya, Anda sudah pasti tidak akan tergoda dengan penawaran yang tidak masuk akal.

Pastikan Developer Terpercaya

Pengaruh developer terhadap kualitas rumah memang sangat besar. Developer terpercaya pasti akan membangun rumah sesuai standar, mulai dari bahan bangunan, pekerja dan kontruksinya. Berbeda halnya ketika developernya kurang meyakinkan, mereka biasanya akan sedikit ‘nakal’ dalam proses pembangunan rumah.

Untuk itu, Anda harus memastikan developernya memiliki latar belakang yang jelas. Cek legalitasnya, apakah memiliki izin atau tidak. Banyak kasus penipuan yang berhubungan dengan jual beli rumah. Anda harus benar-benar berhati-hari untuk mencegah hal itu terjadi.

Lakukan Survei Langsung

Jika hanya melihat foto rumah yang akan dibeli, pasti akan kurang puas. Untuk itu, lakukan survei langsung ke lokasi untuk melihat unit secara langsung. Membeli rumah pertama memang akan sangat mengesankan jika melakukannya sendiri. Survei ini bertujuan untuk memastikan unitnya memiliki kualitas yang bagus.

Periksa beberapa bagian rumah mulai dari pondasi, tembok, atap dan bagian-bagian lainnya dengan baik. Pastikan konstruksi rumah tersebut dibangun sesuai dengan standar. Jika memungkinkan, Anda juga bisa mengajak orang yang memang paham dengan hal ini.

Sesuaikan Dengan Budget

Setiap orang pasti menginginkan rumah yang besar bahkan memiliki lantai atas. Akan tetapi, kembali lagi pembelian rumah harus sesuai dengan budget yang tersedia. Apalagi jika pembelian rumah ini menggunakan sistem KPR, tidak bisa asal beli rumah nantinya.

Baca Ini Juga  Daftar Harga Rak TV Terbaik Terbaru Tahun Ini

Untuk mendapatkan harga terbaik, lakukan negosiasi dengan developer atau agen. Mereka biasanya juga akan bersedia untuk bernegosiasi. Dengan pengetahuan informasi harga pasaran rumah, Anda akan lebih mudah ketika melakukan negosiasi. Jika budgetnya tidak terlalu besar, Anda bisa membeli rumah bekas dengan kualitas yang bagus.

Pastikan Mampu Membayar Cicilan

Pada saat membeli rumah dengan cara kredit, Anda harus mempersiapkan uang muka. Besaran uang muka ini akan berpengaruh terhadap nilai cicilan kedepannya. Untuk itu, Anda harus menyesuaikan uang muka dengan baik sebelum membeli. Semakin besar uang mukanya, cicilan akan menjadi lebih ringan.

Anda juga harus berkomitmen pada diri sendiri untuk bisa membayar cicilan sampai selesai. Jangka waktu cicilan ini tidak hanya satu atau dua bulan saja, bahkan hingga beberapa tahun. Anda bisa bisa menyisihkan beberapa persen dari gaji bulaan untuk membayar KPR.

Pilih Sistem Pembayaran yang Sesuai

Dalam pembelian rumah ini, ada beberapa sistem pembayaran yang bisa dipilih. Mulai dari membeli rumah secara cash atau lunas di awal, bisa juga dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan oleh bank. Jika Anda memiliki anggaran yang besar, akan lebih baik memilih pembayaran cash.

Lalu jika anggaran terbatas, Anda bisa melakukan pembayaran secara KPR. Pembelian rumah secara KPR mengharuskan Anda untuk mencicil setiap bulannya. Untuk itu, pastikan Anda mampu untuk mengangsur cicilan tersebut, jangan sampai macet.

Membeli Ketika Usia Muda

Jika Anda memiliki niat untuk membeli rumah, lebih baik jangan menunggu-nunggu. Pasalnya, ketika membeli rumah di usia muda maka Anda memiliki banyak waktu untuk mengangsur cicilan. Tips membeli rumah ini perlu Anda terapkan jika memilih pembayaran menggunakan KPR.

Biasanya, tenor untuk cicilan rumah bisa mencapai 25 tahun atau bahkan lebih. Untuk itu, akan lebih baik jika membeli rumah ketika usia masih muda. Beda halnya jika pembelian rumah secara lunas di awal, Anda bisa membeli di usia berapapun asalkan mampu.

Lokasi Rumah Strategis

Lokasi rumah sangat mempengaruhi kenyamanan Anda. Untuk itu, pastikan rumah yang akan dibeli berada di lokasi yang sesuai. Jika membeli rumah di perumahan dan ingin suasana yang agak ramai, pilih rumah yang berada di bagian tengah. Namun jika ingin suasana yang lebih sepi, bisa memilih rumah di pinggiran.

Selain itu, cari rumah yang lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan, tempat kerja, sekolah dan akses kesehatan. Ini akan memudahkan Anda ketika membutuhkan sesuatu. Terlebih jika Anda merupakan pendatang, tentu tidak banyak tahu jalan untuk menuju suatu tempat. Akan lebih baik membeli rumah di perkotaan, ini akan membuat semua hal menjadi lebih mudah.

Baca Ini Juga  Info Harga Kasur Inthebox Murah Berkualitas

Memiliki Fasilitas Lengkap

Bukan hanya mengecek kondisi rumah saja, Anda juga harus memperhatikan fasilitas yang tersedia. Fasilitas ini meliputi akses air, listrik hingga akses jalan. Anda tentu ingin memiliki fasilitas yang lengkap sehingga memudahkan ketika menghuni rumah tersebut. Apalagi jika rumahnya memiliki harga mahal, tentu tidak ingin kecewa dengan fasilitasnya.

Selain itu, perhatikan juga soal kebersihan lingkungannya. Rumah di perumahan seringkali memiliki masalah kebersihan. Banyak sisa bangunan yang biasanya belum dibersihkan oleh pihak developer. Jika itu berada di dekat rumah Anda, maka minta ke pihak developer untuk segera membersihkan. Itu akan sangat mengganggu kenyamanan nantinya.

Tipe Rumah Sesuai Kebutuhan

Setiap orang pasti memiliki kebutuhan rumah yang berbeda-beda.Untuk itu, Anda bisa memilih tipe rumah sesuai dengan kebutuhan. Ketika Anda baru saja menikah, mungkin cukup dengan rumah minimalis. Ini akan membuat Anda merasa nyaman dan mudah untuk mengontrol rumahnya. Rumah yang besar membutuhkan perawatan khusus, dan jika banyak ruangan yang tidak terpakai justru akan merugikan.

Sebenarnya bukan hanya ukuran rumah saja yang harus Anda perhatikan. Jenis-jenis rumah juga harus Anda pertimbangan dengan baik. Ada beberapa jenis rumah yang bisa Anda miliki, mulai dari rumah multi keluarga, rumah tunggal atau town house. Sesuaikan saja dengan kebutuhan dan anggaran yang tersediam, karena selain membeli rumah, Anda juga harus membeli perabotan rumah. Jangan memaksakan untuk membeli rumah dengan harga mahal.

Hindari Daerah Rawan Banjir

Salah satu masalah yang paling ditakuti ketika membeli rumah adalah banjir. Khususnya jika Anda membeli rumah di perkotaan yang memang terkenal sering mengalami musibah ini. Akan sangat berisiko nantinya, mungkin Anda akan mengalami kerugian yang besar jika terkena banjir. Untuk itu, beli rumah yang berada di area bebas banjir.

Anda bisa memastikan hal ini ke developer terkait keamanan rumahnya. Minta garansi jika banjir sampai membuat rumah rusak. Umumnya, pihak developer sudah memikirkan secara matang risiko yang bakal terjadi kedepannya. Termasuk masalah banjir ini, mungkin saja sudah ditanggulangi dengan melakukan berbagai hal.

Legalits Rumah Lengkap

Jika Anda membeli rumah melalui agen, pastikan mereka mampu menemukan legalitas rumah dengan benar. Ada beberapa dokumen yang perlu diketahui seperti Surat Kepemilikan Rumah, Surat Pajak Bumi dan Bangunan dan lainnya. Jangan sampai Anda membeli rumah yang tidak jelas asal usulnya. Meskipun rumah tersebut berada di area perumahan. Hal ini bertujuan agar Anda lebih tenang kedepannya.

Untuk memastikan, Anda juga bisa menanyakan masalah ini ke dinas terkait. Cara ini akan membuat Anda lebih tenang, dan tidak khawatir dalam menggunakan rumah tersebut. Jangan sampai Anda membeli rumah yang bermasalah, jika developer lepas tangan, Anda yang akan rugi.

Baca Ini Juga  Harga Rumah di Jakarta Di Bawah 100 Juta Tahun Ini

Cek Status Tanah

Selain rumah, Anda juga harus mengecek status tanahnya. Tujuan dari pengecekan ini adalah untuk memastikan developer tidak membangun rumah di tanah yang bermasalah. Banyak kasus yang berhubungan dengan kepemilikan tanah yang berakhir di pengadilan. Anda tentu tidak ingin hal itu terjadi, untuk itu lakukan pengecekan status tanah terlebih dahulu sebelum membeli. Ini akan membuat Anda jauh merasa lebih aman.

Untuk pengecekan status tanah sendiri bisa dengan mengunjungi Kantor Badan Pertanahan Nasional. Selain itu, bisa juga dengan mengeceknya melalui website. Prosesnya cukup cepat, Anda tidak perlu membayar untuk melakukan hal ini. Jika status tanah aman, Anda juga akan merasa lebih nyaman ketika menggunakan rumah.

Pastikan Kondisi Sekitar Nyaman

Salah satu kriteria dalam pemilihan rumah adalah soal kenyamanan. Anda tentu ingin merasa nyaman ketika menggunakan rumah, karena akan menjadi tempat istirahat, berkumpul dengan keluarga atau bahkan bekerja. Salah satu hal yang harus Anda cek adalah soal kondisi sekitar rumah, apakah membuat Anda nyaman atau tidak.

Pastikan Anda membeli rumah di lokasi yang memang ramai. Misalnya di perumahan, pastikan rumah tersebut aman dan sudah banyak orang yang menghuni. Selain itu juga terkait kebersihannya, apakah di sekitar rumah banyak area yang kotor atau tidak.

Minta Garansi

Sebagai konsumen, Anda berhak untuk meminta garansi kepada pihak developer. Tujuannya adalah agar Anda mendapatkan kemudahan ketika mengalami masalah. Misalnya, ada bagian rumah yang rusak, padahal baru digunakan beberapa bulan saja. Jika ada garansi, pihak developer pasti akan membantu untuk menangani masalah tersebut.

Tapi jika tidak, Anda yang akan menanggung risiko tersebut. Kerusakan akan menjadi tanggung jawab Anda, sehingga harus mengeluarkan anggaran untuk perbaikan. Tentu hal ini akan sangat memberatkan ketika sedang dalam posisi tidak memiliki uang.

Demikian informasi mengenai tips membeli rumah pertama agar tidak tertipu. Pada saat membeli rumah, Anda memang harus benar-benar berhati-hati. Jangan sampai tertipu dengan oknum developer yang tidak bertanggung jawab. Bukan tanpa alasan, anggaran untuk membeli rumah tentunya sangat besar. Jika tidak sesuai dengan harapan, pasti akan kecewa.