Bahan untuk hijab yang adem.| Unsplash.com
Bahan untuk hijab yang adem.| Unsplash.com

13 Rekomendasi Bahan Untuk Hijab yang Adem

Diposting pada

Bahan untuk hijab yang adem merupakan jenis bahan yang pada umumnya bersifat halus. Pasalnya bahan tersebut tidak memberi efek gerah saat dipakai, sehingga tidak akan mengganggu kegiatan yang disebabkan oleh rasa tidak nyaman berhijab. Jenis bahan adem yang biasa digunakan untuk hijab sangat beragam. Melihat bagus atau tidaknya, bisa dinilai terlebih dulu dari permukaan kain bahan yang dipilih.

Rekomendasi Bahan Untuk Hijab Yang Adem

Bahan untuk hijab yang adem.| Unsplash.com
Bahan untuk hijab yang adem.| Unsplash.com

Di antara bahan untuk hijab yang adem biasa ditemukan di toko kain, antara lain rekemondasi-rekomendasi bahan hijab berikut.

1.      Chiffon

Bahan dengan kain jenis chiffon pasti sudah tidak asing didengar siapapun. Bahannya terbuat dari kapas dan serat sintetis. Chiffon banyak digunakan sebagai bahan pembuatan hijab karena kain yang ringan dan lembut. Sehingga membuat hijab jatuh di badan ketika dipakai dengan tampilan natural.

      2. Hycon

Hycon hampir mirip dengan chiffon, yang membedakan keduanya hanya pada permukaan kain. kain ini tidak terlalu licin, sehingga lebih lembut dan nyaman. Bahan Hycon sangat tipis, tetapi biasanya kain hijab dari hycon dipakai dengan model double layer.

       3. Voile

Karakter bahan voile kaku, tetapi secara keseluruhan hampir sama dengan bahan hycon. Voile sifatnya lembut, halus, ringan dan mudah menyerap keringat. Membuat bahan voile cocok dijadikan hijab yang nyaman dikenakan saat siang hari.

Baca Ini Juga  Harga Pop It, Mainan Anak yang Sedang Viral!  

        4. Sutera

Sutra termasuk kain dengan harga mahal. Bahannya yang lembut dan dingin membuat sutra nyaman digunakan sebagai hijab. Akan tetapi sutra mudah kusut, sehingga membutuhkan perawatan khusus saat memakainya. Hijab dengan bahan sutra cocok dipakai untuk acara formal, karena akan membuat tampilan lebih elegan.

        5. Ceruti

Hijab dengan bahan ceruti akan memberi kesan mewah dan elegan. Oleh karena tekstur bahan tipisnya mirip seperti kulit jeruk. Bahan ceruti mudah dikreasikan dengan berbagai model hijab.

       6. Bahan Untuk Hijab Yang Adem: Spandex

Spandex memiliki efek mengkilat yang menarik. Sehingga spandex cocok digunakan sebagai bahan hijab, selain itu bahannya lembut dan lentur akan nyaman ketika dipakai. Spandex mudah menyerap keringat, jadi tetap nyaman dikenakan saat cuaca panas.

          7. Katun

Katun termasuk kain yang sangat mudah dalam perawatannya, tidak mudah kusut ataupun luntur. Sifat kainnya sangat halus sehingga akan memberi efek adem jika digunakan sebagai bahan untuk hijab.

       8. Wolpeach

Wolpeach merupakan bahan yang karakternya ringan dan tipis dibanding dengan jersey. Untuk harganya sama dengan sutra yang relatif lebih mahal. Kualitas wolpeach premium tidak tembus pandang. Hijab dengan bahan wolpeach bisa digunakan langsung tanpa menggunakan dalaman ciput.

Baca Ini Juga  Pengertian, Jenis dan Contoh Soal Gerak Melingkar

          9. Rayon

Rayon merupakan kain yang terbuat dari non-alami. Tekstur kain rayon cenderung lentur dan tebal. Namun hijab dengan bahan rayon mudah diatur, sehingga bisa mengkreasikan berbagai model hijab.

Rayon nyaman dipakai ketika cuaca sedang panas, meski bahannya termasuk ke dalam bahan kategori yang sukar menyerap keringat. Untuk itu, jangan terlalu lama memakainya yang bisa menimbulkan bau asam.

        10. Polyester

Hijab dengan bahan polyester cocok digunakan untuk berbagai gaya casual. Bahan yang nyaman untuk digunakan dimanapun dan kemanapun.  Bahannya tidak mudah kusut, tetapi tidak cocok digunakan saat cuaca terik. Polyester kurang mampu menyerap keringat. Oleh karena itu hijab berbahan polyester dianjurkan dipakai saat musim hujan atau dingin.

            11. Voal

Hijab voal menjadi salah satu bahan kerudung segi empat yang anti-kusut dan mudah diatur. karakteristiknya yang lembut, halus, tidak menerawang.  Bahan voal terbuat dari 100% katun, sehingga dapat dipakai siapapun dan akan terasa ringan serta tidak bikin gerah.

Baca Ini Juga  Pilih Investasi Dengan Mandiri Sekuritas, Ini yang Harus Diketahui

         12. Polycotton

Plycotton merupakan bahan yang disebut sebagai double hycon, terbuat dari campuran polyester dan cotton. Tekstur bahannya sangat lembut, halus, nyaman dipakai, dan mudah dibentuk.

Kekurangan polycotton kurang mampu menyerap keringat. Sehingga hijab dari bahan polycotton tidak tepat dipakai saat musim kemarau. Kelebihannya hijab dengan bahan ini, yakni anti kusut dan cocok dipakai dalam segala kondisi apapun, baik itu formal maupun informal.

         13.  Bahan Untuk Hijab Yang Adem: Maxmara

Maxmara merupakan bahan untuk hijab yang biasanya ditemukan dalam bentuk segi empat bermotif. Bahannya memberikan efek kilau, sehingga terlihat fancy saat dipakai.

Bahan untuk hijab yang adem tidak sulit ditemukan di toko-toko kain. Rekomendasi di atas pun sudah bisa ditemukan di toko online. Selain itu, kamu pun dapat mmebca di rekomendasi.co untuk mendpaatkan informasi lainnya.