Jenis pengiriman cargo.|Unsplash.com
Jenis pengiriman cargo.|Unsplash.com

Apa Saja Jenis Pengiriman Cargo Berdasarkan Cara Penangannya?

Diposting pada
Jenis pengiriman cargo.|Unsplash.com
Jenis pengiriman cargo.|Unsplash.com

Jenis pengiriman cargo dapat dibedakan menjadi 3 bagian. Hal ini dilihat berdasarkan  cara penggunaannya. Selain itu, cargo pun dapat  dikirim melalui berbagai jalur. Diantaranya jalur udara, jalur laut, maupun jalur darat. Biasanya, orang akan melakukan kirim barang dengan jumlah yang besar menggunakan jasa pengiriman cargo. Hal ini dikarenakan biayanya lebih terjangkau, dibandingkan dengan membayar ekspedisi.

Jenis Cargo Berdasarkan Cara Penanganannya

Mengetahui apa saja jenis pengiriman cargo akan memudahkan Anda dalam mengklasifikasikan barang. Selain itu, Anda pun akan mendapat gambaran seperti apa acara penangannya barang yang hendak dikirim. Untuk mengenal lebih dalam, yuk kenali jenis-jenis nya!

1.      General Pengiriman Barang

Jenis pengiriman cargo ini diisi oleh muatan barang yang memiliki sifat tahan lama. Sehingga tidak memerlukan penanganan khusus. Selain itu, barangnya pun tidak membahayakan angkutan yang digunakan, baik angkutan darat, angkutan laut, maupun angkutan udara.

Contoh dari barang-barang yang termasuk ke dalam general pengiriman barang sendiri adalah peralatan olahraga, peralatan rumah tangga, pakaian, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, tetap harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku serta aspek safety.

2.     Special Cargo

Isi muatan dari cargo ini merupakan kebalikan dari jenis general cargo.  Dimana barang-barang yang dikirim melalui jenis ini adalah barang yang membutuhkan penanganan secara khusus. Dengan begitu, barang tersebut perlu memenuhi persyaratan maupun penangan khusus.

Baca Ini Juga  Link Download Twibbon Doraemon Terbaru

Tentunya yang sesuai dengan regulasi IATA atau pengangkut. Selain itu, muatan ini pun harus dikirim melalui angkutan udara. Adapun contoh dari barang yang termasuk ke dalam kelompok special cargo diantaranya sebagai berikut!

  • Live animal atau AVI, maksudnya adalah semua hewan yang hidup seperti, ayam, ikan, kuda, dan lain sebagainya.
  • Human Remain atau HUM, dimana muatan ini merupakan mayat manusia dan HUM terbagi menjadi dua jenis yaitu, Uncremated in coffin (mayat yang masih memiliki bentuk) serta Cremated (mayat yang sudah tidak berbentuk dan biasanya dikirim dengan guci atau kotak kayu)
  • Perishable goods atau PER merupakan barang yang mudah atau rentan rusak, busuk, maupun hancur. Contohnya, seperti bibit tanaman, bunga, ikan, dan lain sebagainya.
  • Valuable goods atau VAL merupakan barang dengan nilai yang tinggi.  Contohnya, intam, cek, berlian, emas, dan lain sebagainya.
  • Strongly smelling goods merupakan semua barang yang memiliki aroma yang kuat, seperti minyak kayu putih, durian, dan lain sebagainya.
  • Live Human Organ atau LHO merupakan organ dari tubuh manusia seperti jantung, hati, dan lain sebagainya.
  • Diplomatic Pouch atau DIP merupakan muatan barang yang berisi kiriman diplomatic
Baca Ini Juga  Cara Membuat Kamera Tembus Pandang Dengan Bungkus Rokok

3.      Dangerous Goods

Barang jenis ini merupakan barang berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada lingkungan, keselamatan penerbangan, maupun manusia. Barang-barang yang termasuk benda ini adalah sebagai berikut:

  • Explosive goods atau REX, barang jenis ini merupakan barang yang mudah meledak seperti, peluru, petasan, dan lain sebagianya.
  • Gasses (RPG), jenis barang ini merupakan barang yang mudah sekali menguap seperti propane, hydrogen, dan lain sebagainya.
  • Flammable liquids atau RFL merupakan barang yang memiliki sifat cair serta mudah terbakar. Contoh dari barang ini adalah alkohol dan sebagainya.
  • Flammable solid atau RFS merupakan zat padat yang mudah terbakar seperti, korek api dan sebagainya.
  • Corrosives atau RCM merupakan semua barang yang memiliki kandungan asam baterai maupun merkuri.
  • Dan lain sebagainya.

Jenis pengiriman cargo memang memberikan keuntungan tersendiri bagi para penggunanya. Pasalnya, barang pelanggan tidak akan bercampur dengan barang yang berbeda jenis. Sehingga, dapat meminimalisir kerusakan barang karena tidak sengaja. Selain itu, pengiriman barang ini dapat dibedakan menjadi tiga bagian berdasarkan penanganannya (Dangerous Goods, General Pengiriman barang, dan Dangerous Goods).

Baca Ini Juga  Harga Jas Hujan Tiger Head Terbaru Tahun Ini