gula darah rendah.|Unsplash.com
gula darah rendah.|Unsplash.com

Apa Saja Penyebab Gula Darah Rendah Dan Tanda-Tandanya?

Diposting pada

Gula darah rendah atau disebut juga dengan hipoglikemia dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu,  hipoglikemia reaktif, dimana gula darah dalam tubuh rendah setelah makan beberapa jam dan hipoglikemia puasa, yang mana maksudnya gula darah dalam tubuh menjadi rendah karena dipengaruhi oleh obat tertentu, mengkonsumsi alkohol, mengalami gangguan hati, insulinoma, dan lain sebagainya.

Gula dalam tubuh memang sangat dibutuhkan, tetapi jika  kadar gula dalam darah tinggi atau bahkan rendah, ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada tubuh hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Biasanya, orang yang memiliki kadar gula yang rendah merupakan orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes, tetapi hipoglikemia dapat terjadi pada siapa saja.

Penyebab Gula Darah Rendah

gula darah rendah.|Unsplash.com
gula darah rendah.|Unsplash.com

Hipoglikemia  dapat mengakibatkan penderitanya mengalami pusing bahkan hilang kesadaran. Adapun  gula darah yang rendah terjadi karena beberapa faktor. Akan tetapi hipogklemi pada umumnya terjadi karena beberapa penyebab, diantaranya:

1.      Menggunakan obat diabetes (insulin) dengan melebihi dosis atau tidak teratur

Seorang penderita diabetes akan menggunakan kadar gula yang tinggi pada tubuhnya dan tentu hal ini perlu ditunjang oleh pemahaman dan cara menggunakan suntik insulin yang tepat sehingga dapat berpengaruh secara optimal.

Sehingga, para penderita diabetes dapat memahami dengan betul berapa dosis dan kapan ia harus menyuntikan insulin pada tubuh. Hal ini dikarenakan, biasanya suntik insulin pun dapat dilakukan di rumah sendiri sehingga ada beberapa kasus, dimana insulin disuntikan secara tidak teratur dan  melebihi dosis, malah akhirnya membuat gula darahnya turun hingga dibawah kadar normal.

2.      Memiliki Pola Makan Yang Tidak Baik

Pola makan yang tidak baik pun dapat menyebabkan kadar gula pada tubuh rendah. misalnya  mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat terlalu sedikit atau sedang diet karbohidrat dan jadwal makan yang tidak teratur sehingga sering menunda makan.

Baca Ini Juga  Gaji PT Sengdam Jaya Abadi Mojokerto Dan Lowongan

Sedangkan tubuh mendapatkan gula dari karbohidrat sehingga apabila kandungan ini kurang dikonsumsi maka menyebabkan gula darah dalam tubuh rendah. karbohidrat ini sangat dibutuhkan oleh tubuh karena tubuh dapat memiliki energy yang bersumber dari karbohidrat.

Lalu berapa persen karbohidrat yang sebaiknya dikonsumsi? Idealnya, karbohidrat dikonsumsi 45% sampai 65% dari asupan makanan yang dikonsumsi tiap harinya. Maka, jika tubuh memerlukan 2000 kalori tiap hari, maka jumlah karbohidrat yang dikonsumsi adalah 225 sampai 325 gram.

Apabila kamu ingin menurunkan berat badan, maka konsumsilah karbohidrat 50 sampai 150 gram. Namun, perlu diingat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kandungan jenis ini kurang dari 50 gram karena dapat menyebabkan gangguan pada tubuh, salah satunya hipoglikemia. Maka, hindarilah diet dengan cara yang ekstrim.

3.      Melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang berlebihan tanpa diimbangi makan dengan cukup

Ketika melakukan kegiatan atau aktivitas, tubuh akan mengeluarkan energi. Sehingga, tidak jarang apabila setelah melakukan olahraga yang banyak menguras energi, kamu akan merasa lapar.

Hal ini dikarenakan ketika sumber energi yang ada pada tubuh berupa gula habis, maka tubuh mengubah glikogen menjadi glukosa (gula) yang siap digunakan untuk energi

Namun, apabila glikon dalam tubuh berkurang, ini menyebabkan tubuh tidak memiliki cadangan makanan sehingga menimbulkan rasa lapar setelah beraktivitas. Maka, apabila melakukan aktivitas yang berat atau berlebihan, hal ini dapat mengurangi kadar gula pada tubuh.

Terlebih, jika tidak diimbangi dengan makanan, kadar gula dalam tubuh pun akan rendah dan dapat memicu berbagai hal yang menyebabkan kesehatan tubuh terganggu.

4.      Konsumsi minuman yang beralkohol secara berlebihan

Ketika seseorang meminum alkohol secara berlebihan, ini akan menyebabkan terhambatnya kemampuan hati dalam melepaskan glukosa pada darah. Seperti yang diketahui, bahwa hati memiliki peran yang sangat penting dalam regulasi glukosa pada darah, yang mana hati akan melepas glukosa pada darah setiap waktu.

Baca Ini Juga  Gaji Karyawan Bank Artha Graha Internasional dan Jabatannya

Selain itu, hati juga dapat membawa simpanan glukosa yang sering disebut dengan glikogen yang dapat diubah glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah. Hal inilah yang menyebabkan kadar gula pada tubuh menjadi rendah. Bahkan alkohol yang berlebihan dikonsumsi pun dapat merusak hati, jika berlangsung dalam waktu yang lama.

5.      Gangguan hormon

Tumor hipofisis serta kelainan pada kelenjar adrenal dapat memicu kekurangan hormon utama yang berperan sebagai produksi glukosa. Sehingga, jika mengalami dua hal tadi, dapat menyebabkan kadar gula dalam tubuh rendah.

  Tanda-Tanda Gula Darah Rendah.

Selain mengetahui penyebab dari hipoglikemia, kamu pun perlu mengetahui gejalanya seperti apa. Dengan begitu, jika kamu cenderung mengalami hal tersebut, bisa segera langsung memeriksakan diri untuk mendapatkan perawatan. Lalu apa saja gejalanya? Yuk simak ulasan berikut ini!

  1. Irama cenderung tidak teratur atau jantung berdebar-debar
  2. Lesu, lemah, serta tidak bertenaga
  3. Rasa kantuk yang terus-menerus
  4. Rasa lapar
  5. Kulit terlihat pucat
  6. Hilangnya keseimbangan pada tubuh
  7. Munculnya rasa gelisah
  8. Badan mulai gemetar
  9. Adanya sensasi kesemutan di  daerah sekitar mulut
  10. Cenderung mudah marah
  11. Mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi

Makanan Yang Dapat Menaikan Gula Darah Rendah

Selain menerapkan hidup sehat, ada beberapa makanan yang bisa kamu konsumsi untuk meningkatkan gula darah.  Dengan begitu, kamu akan memperkecil resiko terjadinya gula darah rendah. Adapun makanan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut!

1.      Selai kacang dengan roti gandum

Selai kacang memiliki kandungan lemak dan protein. Sementara roti gandum yang utuh memiliki kadar indeks glikemik rendah. Sehingga makanan tersebut sangat baik untuk meningkatkan kadar gula darah dan tentunya aman.  Selain itu, gula darah pun akan stabil dalam waktu yang lama.

Baca Ini Juga  Harga Barang dan Alat Kesehatan Terbaru

2.      Keju dan buah Buah

Buah merupakan salah satu sumber serat yang dapat membuat penyerapan glukosa dalam aliran darah melambat. Selain itu, buah sangat aman dikonsumsi oleh kamu yang memiliki kadar gula rendah. Adapun buah yang sebaiknya dikonsumsi adalah jeruk, apel, pir, dan lain sebagainya.

Disamping itu, untuk membuat nilai gizinya tinggi, kamu dapat menambahkan keju dengan buah. Dimana diketahui bahwa keju memang memiliki kandungan protein dan lemak. Kamu bisa memasaknya dengan langsung atau mengolahnya menjadi jus tanpa tambahan gula.

3.      Yogurt dengan buah

Selain buah dan keju, kamu pun dapat mengkonsumsi yogurt dengan buah.  Namun, perlu diingat sebaiknya kamu mengkonsumsi keju yang tidak mengandung gula, seperti halnya yogurt plain. Untuk menambahkan cita rasa, kamu dapat mencampurkannya dengan stroberi, mangga, dan pisang. Sehingga tidak hanya lezat, tetapi kaya akan serat.

Selain itu, campuran tersebut akan menghasilkan protein sekaligus karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi. Adapun kandungan serat dan lemahnya akan berfungsi untuk membuat metabolism glukosa melambat.

Itulah beberapa penyebab dan tanda-tanda gula darah rendah dalam tubuh. Lengkap dengan makanan yang dapat meningkatkan kadar gula. Jika kamu mengalami tanda-tanda tersebut, segeralah konsumsi karbohidrat atau periksalah ke dokter, apabila mengalami pandangan kabur hingga hilangnya kesadaran. Untuk mendapatkan informasi bermanfaat lainnya baca ini yuk!