Negara denagan curah hujan tinggi di dunia.| Unsplash.com
Negara denagan curah hujan tinggi di dunia.| Unsplash.com

Inilah Negara Dengan curah Hujan Yang Tinggi Di dunia!

Diposting pada

Ada beberapa negara dengan curah hujan yang tinggi dibandingkan dengan negara lainnya. Dimana curah hujan ini terhitung selama pertahun. Seperti yang di ketahui bersama, bahwa manfaat hujan memang sangat membantu keberlangsungan hidup makhluk hidup yang ada di bumi ini.

Baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan. Selain itu, curah hujan merupakan ketinggian dari air hujan yang telah terkumpul di sebuah penakak yang datar. Selain itu, tidak mengalir, tidak menyerap, dan tidak meresap.

Negara Dengan Curah Hujan Tinggi

Negara denagan curah hujan tinggi di dunia.| Unsplash.com
Negara denagan curah hujan tinggi di dunia.| Unsplash.com

1 mm (milimeter) curah hujan itu menandakan ketinggian hujan pada sebuah wilayah. Apabila air hujan tersebut tidak meresap, menguap, maupun mengalir. Nah, inilah beberapa negara dengan curah hujan tertinggi di dunia!

1.    Indonesia

Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari berbagai pulau dan menjadi salah satu bagian dari benua Asia. Selain itu, tanah di negara ini pun terbilang subur. Sehingga tidak heran berbagai macam  jenis tumbuhan hidup disini. Terlepas dari itu semua, Indonesia merupakan negara dengan beraneka macam suku, bahasa, dan budaya.

Terdapat berbagai macam kekayaan alam dan terdapat salah satu keajaiban dunia, yaitu Candi borobudur.  Indonesia pun memiliki beragam wisata alam yang indah. Sehingga tidak mengherankan apabila banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari luar negeri. Curah hujan di Indonesia diperkirakan sekitar 2.702 mm untuk setiap tahunnya.

2.    Brunei Darussalam

Negara ini terletak dibagian utara pulau Kalimantan, Indonesia. Adapun untuk luas negaranya yaitu sekitar 5.765 km². Selain itu, negara ini merupakan salah satu wilayah yang memiliki minyak bumi terbanyak di dunia.

Bahkan diketahui minyak bumi ini merupakan penyumbang pendapatan nasional terbanyak di negara tersebut. Adapun untuk curah hujan di negara ini yaitu  2.722 mm  setiap tahunnya. Adapun bentuk pemerintahan dari negara ini adalah kerajaan dan bahasa melayu merupakan bahasa resminya.

3.    Malaysia

Ibu kota dari negara ini bernama Kuala Lumpur. Tentu kamu tidak akan asing dengan dua Menara petronas, bukan? Dimana Menara ini terletak di Malaysia dan telah menjadi iconic dari negara tersebut. Diketahui menurut sebuah data pada tahun 2020 yang lalu bahwa Malaysia dihuni oleh kurang lebih sekitar 32. 730.000 jiwa. Untuk curah hujan di negara ini yaitu berkisar sekitar 2.873/ tahun.

4.    Kosta Rika

Negara ini memiliki curah hujan 2.926 untuk setiap tahunnya. Selain itu, negara ini pun dikenal dengan tingkat konsumsi gula yang tinggi di dunia. Adapun untuk letak wilayah negara ini yaitu berada di Amerika tengah dan termasuk ke dalam negara terkecil setelah El Salvador dan Belize. Adapun untuk bahasa resmi yang digunakan oleh masyarakat adalah bahasa spanyol.

Baca Ini Juga  Harga dan Review Sepeda Polygon Cascade 2 Terbaru

5.    Negara Dengan Curah Hujan Yang Tinggi:  Panama

Negara ini terletak di bagian tenggara Amerika tengah  dan di bagian selatan perbatasan Samudera pasifik. Panama menggunakan bahasa Spanyol dalam keseharianya atau dengan kata lain itu merupakan bahasa utamanya. Selain itu, bahasa ini pun termasuk ke dalam salah satu bahasa terbanyak yang digunakan oleh manusia di Dunia. Adapun untuk curah hujan di negara ini yaitu mencapai 2.929 milimeter untuk setia tahun.

6.    Pulau Solomon

Negara ini merupakan wilayah kepulauan yang ada di daerah Samudra  Pasifik bagian selatan. Dimana tempatnya berada di daerah Papua Nugini sebelah Timur dan termasuk kedalam bagian Persemakmuran. Diketahui negara ini memiliki kurang lebih 992 pula dan secara keseluruhan pulau-pulau tersebut membentuk wilayah dengan luas sekitar 28.450 km². Untuk curah hujan di daerah ini yaitu 3.028 mm pada setiap tahunnya.

7.    Papua Nugini

Seperti yang diketahui bahwa negara ini terletak di dekat pulau Papua bagian timur. Adapun untuk letaknya pun berbatasan dengan darat provinsi Papua. Selain itu, berbatasan dengan Papua Selatan ( sebelah barat) dan Papua Pegunungan. Untuk curah hujan yang ada di negara tersebut adalah

Papua Nugini adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat langsung dengan Provinsi Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan di sebelah barat. Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oseania berbatasan di sebelah selatan, timur, dan 3.142 mm setiap tahunnya.

8.    Sao Tome

Negara kepulauan yang letaknya dekat dengan garis khatulistiwa ini memiliki curah hujan 3.200 milimeter untuk tiap tahunnya. Selain itu, negara ini pun berada dekat dengan Samudera Atlantik yaitu sekitar 250 KM. Sao Tome merupakan salah satu bagian dari Benua Afrika dan termasuk ke dalam negara kecil.

9.   Negara Dengan Curah Hujan Yang Tinggi: Kolumbia

Menjadi bagian dari Amerika selatan, negara ini memiliki 72% wilayahnya adalah hutan. Negara ini pu berbatasan dengan  Brasil maupun Venezuela ( di bagian Timur). Sementara di bagian selatan berbatasan dengan Ekuador dan Peru. Adapun di bagian Barat berbatasan  dengan Samudra Pasifik serta Panama. Untuk curah hujan yang di negara ini yaitu sekitar 3.240 mm. Dimana jumlahnya tersebut merupakan paling tinggi diantara curah hujan yang berada di negara lainnya.

Negara Dengan Curah Hujan Rendah

Selain ada beberapa negara yang memiliki curah hujan tinggi, ada pula yang memiliki dengan curah hujan yang rendah. Sehingga ada sebutan atau istilah sebagai negara-negara yang anti banjir. Adapun negara tersebut adalah sebagai berikut ini!

1.    Chili

Negara ini dikelilingi oleh sebuah gurun yang bernama Atacama. Selain itu, ada bagian dari gurun tersebut yang sudah kurang lebih 500 tahun tidak tersentuh hujan sama sekali. Tentunya hal tersebut bukanlah tanpa sebab.

Baca Ini Juga  Redeem Code Genshin Impact

Melainkan karena awan hujan tidak bisa sampai ke daerah tersebut dikarenakan terhalang oleh sebuah pegunungan bernama Andes. Bahkan kota ini pun memiliki sebuah kota yang dikenal dengan nama Arica dengan curah hujan sekitar 0,03 inci. Sehingga tidak heran apabila negara ini disebut-sebut sebagai negara anti banjir.

2.    Bahrain

Pada musim panas suhu di negara ini mencapai 50 °C. Tentu tidak mengherankan apabila banyak orang yang mengatakan bahwa negara tersebut cukup panas. Selain itu, di negara ini pun kamu akan menemukan badai debu. Adapun untuk setia tahunnya Bahrim hanya mendapatkan curah hujan sekitar 83 milimeter.

Meskipun sebagian besar negara ini adalah padang pasir, tetapi Barang masih memiliki 2,5 persen sebuah tanah yang bisa ditanam. Bahkan ada beberapa orang yang menanam sayuran dan lain sebagainya dengan teknik hidroponik.

3.    UEA (Uni Emirat Arab)

Rata-rata curah hujan yang dimiliki UAE ini adalah sekitar 78 milimeter untuk tiap tahunnya. Namun, pada daerah pesisirnya agak berbeda karena curah hujan yang dimilikinya adalah sekitar 120 milimeter setiap tahunnya. Sehingga tidak heran apabila negara ini memang panas karena memiliki suhu dengan rata-rata mencapai 45°C.

Selain itu, akibat dari jarang terjadinya hujan maka negara ini pun sering mengalami badai debu. Dimana badai tersebut terjadi di bulan Agustus dan Juni. Meskipun hal tersebut tidaklah menyatukan keinginan para wisatawan untuk berkunjung ke UEA. Pasalnya di  Uni Emirat Arab ini banyak gedung-gedung pencakar langit, minim kriminalitas, dan lain sebagainya. Bahkan disebut-sebut sebagai negara terkaya yang dihuni oleh mayoritas umat Muslim.

4.    Qatar

Selain UEA ada pula negara qatar yang memiliki curah hujan rendah. Dimana negara ini memiliki curah hujan sekitar 73 milimeter setiap tahunnya. Bahkan hujan pun terjadi ketika musim dingin dan tidak terduga.

Selain itu, hujan pun turun tidaklah lama sehingga minim kemungkinan untuk banjir di negara tersebut. Untuk suhu di negara ini sendiri rata-rata mencapai sekitar 40°C. Maka tidak mengherankan apabila sering terjadinya badai Debu.

5.    Arab Saudi

Kamu pasti sudah tidak asing dengan negeri ini, bukan? ada dua kota yang paling populer di negara ini,sehingga dikenal oleh banyak orang. Terutama orang yang menganut agama islam, dimana kota tersebut adalah Mekkah dan Madinah.

Untuk curah hujan yang dimiliki oleh negara ini sendir yaitu sekitar 58 milimeter tiap tahunnya.Diketahui pula dalam sehari suhu di Arab Saudi ini mencapai 54°C.  Maka seperti halnya negara lain di atas, Arab Saudi pun sering mengalami Badai Debu yang pasti mengganggu aktivitas maupun kesehatannya.

Baca Ini Juga  Aplikasi Browser Anti Blokir Terbaik dan Aman untuk Pengguna Android

Namun, ternyata di negara ini ada sebuah daerah yang dikenal dengan nama Asir. Dimana curah hujannya mencapai 300 milimeter ini. Mengapa berbeda? Hal ini karena dikarenakan letaknya daerah Samudera Hindia sehingga uap mudah untuk dibawa air yang mengakibatkan hujan.

Dampak Tidak Terjadinya Hujan

Ada beberapa dampak yang akan dirasakan oleh makhluk hidup  ketika hujan tidak turun secara terus-menerus. Dimana hal tersebut pun dapat mengancam populasi, sehingga sangat berbahaya. Yuk simak informasi dibawah ini dengan seksama!

1.    Kekurangan Air Bersih

Seperti yang diketahui bahwa air bersih salah satunya adalah berasal dari hujan. Dimana air ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Baik oleh manusia, hewan, maupun dimanfaatkan  oleh tumbuhan. manusia.

Sehingga jika hujan tidak turun secara terus menerus maka akan menyebabkan kekeringan.  Ditambah air tawar dan bersih yang ada di bumi ini hanya ada sekitar 3%, tidak terbayang bukan, apabila hujan tidak turun?

2.    Terjadinya Kekeringan

Apabila hujan tidak turun secara terus menerus maka akan menyebabkan kekeringan. Dimana hal tersebut tentunya akan mempengaruhi pasokan air yang ada di sebuah wilayah. Selain itu, hal tersebut pun pasti akan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, sampai perekonomian.

3.    Oksigen berkurang

Dampak lain dari hujan yang tidak turun yaitu berkurangnya pasokan oksigen yang ada di bumi. Hal ini karena konsentrasi dari kandungan karbondioksida meningkat. Sehingga semua makhluk hidup akan kekuasan untuk mendapatkan oksigen.Selain itu,  suhu bumi pun akan meningkat yang disebabkan oleh oksigen pada atmosfer dari waktu ke waktu semakin menipis. Sehingga bisa disebut, bumi akan menjadi planet mars.

Curah hujan yang tinggi memang terjadi di beberapa negara dan cenderung terjadi di negara kepulauan. Selain itu, ada juga beberapa negara dengan kadar curah hujan yang rendah. Dimana hal tersebut terjadi di negara-negara yang memiliki gurun pasir. Terlepas dari itu semua, dampak hujan ini sendiri beragam. Apabila terjadi hujan terus menerus maka itu pun akan menyebabkan bencana. Begitupun sebaliknya, apabila tidak terjadi hujan maka akan menyebabkan kekeringan dan lain sebagainya. Baca artikel lainnya di rekomendasi.co sehingga kamu bisa mendapatkan informasi update.