Harga Jual Emas Terbaru Tahun Ini

Diposting pada

Harga jual emas akan mengalami kenaikan dan penurunan dalam jangka waktu serta kondisi tertentu. Tidak bisa dipungkiri bahwa emas menjadi salah satu barang yang paling banyak dicari oleh orang. Kegunaanya beragam mulai dari untuk investasi, hadiah ataupun mahar pernikahan. Saat ini, banyak orang sudah melirik untuk mencoba berinvestasi melalui emas. Sebelum mencoba lebih jauh untuk membeli atau menjual emas, lebih baik untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi naik turunnya harga emas. Sehingga nantinya tau kapan harus menjual dan kapan harus membeli untuk mendapatkan keuntungan.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Jual Emas

Pasokan Dan Permintaan

Sama halnya dengan barang lain yang nilainya dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan. Emas merupakan salah satu komoditi yang keberadaannya mulai sulit untuk ditemukan. Bukan hal baru lagi untuk sebuah barang yang hanya bisa didapatkan dari alam. Sulitnya proses penambangan terkadang membuat pasokan emas menurun, ini menjadi salah satu penyebab naiknya harga emas. Naiknya jumlah peminat juga menyebabkan harga emas mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Jadi bisa disimpulkan bahwa saat pasokan sedikit atau pemintaan tinggi, harga jual emas akan meningkat. Sementara ketika pasokan banyak namun permintaan sedikit, itu membuat harga jual emas menurun.

Baca Ini Juga  Jenis Tabungan BCA (Tahapan BCA, Gold Expresi)

Kurs Dollar AS

Perubahan kurs berdampak besar terhadap harga-harga barang yang diperjual belikan. Kenaikan harga emas terjadi ketika nilai tukar dollar AS mengalami pelemahan. Sehingga bisa dipastikan ketika nilai tukar dollar AS menguat, harga emas akan turun. Pada saat inilah harga emas akan meningkat sesuai perubahan kursnya. Seseorang yang paham mengenai jual beli emas, sering menggunakan nilai tukar dollar AS sebagai patokannya. Hal ini menjadi salah satu efek mengacunya sebuah mata uang kepada dollar AS.

Lanjutkan Membaca

Cadangan Emas Di Bank Sentral Dunia

Bank sentral dunia memiliki peran terhadap nilai sebuah emas di dunia. Sebuah bank sentral biasanya tidak hanya menyimpan uang saja, emas juga menjadi salah satu komoditi yang disimpan untuk menjadi cadangan. Ketika bank sentral melakukan pembelian emas dalam jumlah banyak, maka harga emas akan mengalami kenaikan.

Inflasi

Inflasi menjadi salah satu hal yang terkadang kurang disukai. Pasalnya, inflasi yang tidak bisa diatur dapat membuat harga barang mengalami kenaikan, tak terkecuali dengan emas itu sendiri. Harga emas yang cenderung stabil saat adanya inflasi membuat banyak orang lebih memilih untuk menyiman barang ini. Sangat minim resiko kerugian ketika terjadinya inflasi jika menyimpan uang. Pelaku investasi juga lebih suka menyimpan emas ketika terjadi inflasi dibanding menyiman uang.

Baca Ini Juga  Harga Jual Cincin Emas Terbaru, Berikut Detailnya

Di Indonesia sendiri terdapat perusahaan yang melakukan penambangan emas, yakni PT Aneka Tambang Tbk atau biasa dikenal Antam. Harga emas antam kerap menjadi acuan ketika transaksi jual beli emas. Sekilas mengenai perusahaan Antam yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh pemerintah Indonesia. Perusahaan ini akan melakukan eksplorasi alam untuk mendapatkan komoditi seperti emas, biji nikel, perak, bauksit dan yang lainnya. Masyarakat bisa membeli langsung emas dalam bentuk batangan melalui perusahaan langsung atau pegadaian. Mengenai harga jual emas terbaru 2020, datanya bisa dilihat di bawah ini.

harga jual emas terbaru

Harga Jual Emas Batangan Terbaru 2020

Gedung Antam Jakarta

1 Gram   Rp. 781.000

2 Gram   Rp. 1.511.000

3 Gram   Rp. 2.244.999

5 Gram   Rp. 3.725.000

10 Gram Rp. 7.385.000

 

Pegadaian

1 Gram   Rp. 782.000

2 Gram   Rp. 1.515.000

3 Gram   Rp. 2.249.001

5 Gram   Rp. 3.741.000

10 Gram Rp. 7.432.000

Itulah harga jual emas terbaru 2020. Harga emas akan mengalami kenaikan dan penurunan dalam kurun waktu tertentu, jadi ketahui dahulu apakah harga sedang naik atau tidak sebelum menjual emas.

Baca Ini Juga  Jasa Pembuatan Aplikasi Untuk Usaha Murah