Hasilkan Uang Dari P2P Lending
Hasilkan Uang Dari P2P Lending

Cara Santai Hasilkan Uang Dari P2P Lending Online

Diposting pada

Mendapatkan uang dari P2P lending bukanlah hal yang sulit dan memusingkan. Kita hanya perlu investasi sekali dan lalu bersantai menunggu keuntungannya. Uang pun akan mengalir dan bertumbuh sebagaimana uang bekerja untuk kita.

Adapun prinsip P2P lending sangat sederhana. Kita meminjamkan uang kepada seseorang atau perusahaan yang kita pilih secara online, lalu orang atau perusahaan tersebut mengelolanya dalam bentuk usaha atau lainnya. Dalam jangka waktu tertentu uang dari P2P lending tersebut akan kembali kepada kita sebagai pemberi pinjaman beserta imbal hasil yang sebelumnya sudah di sepakati.

Adapun seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat hingga saat ini, yang mana semua bisa kita akses secara online. Maka dunia P2P lending juga ikut berkembang pula dan semakin mudah untuk kita akses.

Lanjutkan Membaca

Bahkan selain itu, modal investasi di platform P2P lending juga semakin minim. Jadi kita tidak harus memiliki banyak uang untuk bisa berinvestasi dan mendapatkan uang dari P2P lending. Mulai dari uang ratusan ribu saja sudah bisa.

Baca Ini Juga  Cara Membaca Kalender Forex yang Benar

Cara Hasilkan Uang Dari P2P Lending Secara Online

Sebelum beranjak lebih jauh mengenai cara menghasilkan uang, mari ketahui dulu apa itu P2P pending. P2P lending atau Peer-to-peer lending pada dasarnya merupakan sebuah kegiatan pinjam-meminjam uang seperti biasa oleh individu maupun bisnis. Adapun yang membedakan adalah proses pinjam meminjamnya itu yang menggunakan metode layanan online.

Di mana dalam P2P lending, termasuk untuk bisa memperoleh uang dari P2P lending, proses tersebut terjadi di dalam platform dengan konsep mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur). Jadi tidak ada pihak lain selain antara dua pihak tersebut, adapun pemilik platform hanya bersifat sebagai fasilitator saja.

Karena prinsip kerjanya yang demikian, maka dari itu P2P lending sering menjadi pilihan utama bagi para debitur. Mereka akan mendapatkan dana pinjaman dengan bunga yang relatif lebih rendah ketimbang jika melakukan pinjaman kepada pihak bank. Prasyaratnya pun cenderung lebih lebih mudah.

Sedangkan untuk debitur, ini adalah kesempatan untuk memperoleh keuntungan uang dari P2P lending dengan memberikan uangnya sebagai pinjaman. Lalu setelah jangka waktu tertentu mereka akan mendapatkan hasil dari uang yang mereka pinjamkan tadi. Imbal hasilnya juga lebih tinggi jika kita bandingkan dengan menyimpannya di deposito.

Baca Ini Juga  Cara Bermain Binomo Biar Menang Terus Di HP

Apakah Investasi di P2P Lending Aman?

Pada prinsipnya, platform P2P lending dengan layanan pinjam-meminjam lain seperti bank dan perusahaan keuangan lainnya sama saja. Hanya saja konsep P2P menitikberatkan seluruh prosesnya kepada masyarakat atau pengguna. Jadi mirip dengan kita meminjam uang ke teman biasa, platform hanya bertindak sebagai pihak yang mempertemukan saja. Dengan begitu kamu tetap bisa memperoleh uang dari P2P lending.

Namun perlu kita ingat bersama bahwa jenis investasi apapun pasti selalu ada resiko. Jika kamu berperan sebagai kreditur, ada baiknya meneliti terlebih dahulu data debitur dan menimbangnya apakah pihak kreditur tersebut memiliki kemampuan bayar atau tidak.

Meski kedengarannya cukup susah, namun berkat fintech P2P lending yang semakin canggih, itu sangat mudah sekali dan kamu tidak perlu khawatir untuk mendapatkan uang dari P2P lending. Adapun dalam daftar calon kreditur yang kita bisa investasi di sana, sudah tersedia peringkat risiko mulai dari resiko rendah hingga tinggi. Biasanya menggunakan tanda huruf A sampai D.

Baca Ini Juga  Cara Daftar Royal Q Robot Trading Crypto Terbaik

A artinya memiliki resiko gagal bayar yang rendah, sementara B dan seterusnya akan memiliki tingkat risiko gagal bayar semakin tinggi. Semakin tinggi tingkat risiko gagal bayarnya, biasanya imbal hasilnya juga semakin tinggi. Namun kamu jangan pernah menjadikan itu sebagai satu patokan.

Karena jika terjadi gagal bayar, maka bukan uang dari P2P lending yang kita dapat. Melainkan bisa saja seluruh uang yang kita pinjamkan bisa tidak kembali.