Contoh Soal Peluang Kejadian Majemuk

Contoh Soal Peluang Kejadian Majemuk Beserta Jawabannya

Diposting pada

Contoh soal peluang kejadian majemuk ini bisa dipelajari untuk lebih memahami materi tersebut. Materi ini sebenarnya sangat berguna di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya jika membahas tentang peluang.

Misalnya ketika kamu bermain dadu, dimana di dadu tersebut ada 6 mata. Dan itu bisa dihitung untuk mengetahui peluang munculnya angka 1, 2, 3, 4, 5, atau 6.

Dengan mempelajari contoh soal ini akan memudahkan kamu untuk menghitung peluang terjadinya sesuatu. Meski tidak mudah, namun ini masih bisa dipelajari untuk memperkirakan peluang yang lebih mungkin terjadi.

Contoh Soal Peluang Kejadian Majemuk Beserta Jawabannya

Untuk memudahkan dalam belajar, gunakan conton soal peluang kejadian majemuk berikut ini.

1. Tentukan peluang komplemen dari peluang berikut.

a. Peluang kereta datang terlambat adalah 0,03.

b. Peluang Indra meraih juara kelas adalah 0,25.

Jawaban:

a. Komplemen kejadian kereta api datang terlambat adalah kejadian kereta api datang tepat waktu. Peluang kereta api datang tepat waktu adalah (1 – 0,03) = 0,97.

Baca Ini Juga  Tabel Pinjaman Bank Sumut Terbaru

b. Peluang gagal menjadi juara kelas adalah (1 – 0,25) = 0,75.

2. Pada percobaan menlempar sebuah kartu remi, misalkan kejadian A adalah muncul kartu berwarna merah dan kejadian B adalah kejadian muncul kartu berwarna hitam. Apakah kejadian A dan B saling lepas?

Pada kartu remi terdapat 52 kartu. Banyak kartu merah dan hitam masing-masing 26 kartu. Muncul kartu merah terlepas dari muncul kartu hitam. Jadi, kejadian A dan B saling lepas.

3. Pada percobaan melempar sebuah dadu dan satu keping uang logam, tentukan peluang munculnya:

a. mata dadu < 3 atau angka.

b. mata dadu prima genap atau gambar.

Jawaban:

a. Ruang sampel pelemparan dadu = {1, 2, 3, 4, 5, 6}.

Misalkan, A = kejadian muncul dadu < 3 sehingga : P(A) = 2/6 = 1/3

Ruang sampel pelemparan satu keping uang logam = {A, G}.

Misalkan, B = kejadian muncul angka sehingga : P(B) = ½

peluang munculnya mata dadu angka lebih dari 3

b. A = kejadian muncul mata dadu prima genap sehingga : P(A) = 1/6

B = kejadian muncul gambar sehingga P(B) = ½.

Baca Ini Juga  Apa Saja Jenis Ikan Hias?

peluang munculnya mata dadu prima genap gambar

4. Dua puluh buah kartu diberi nomor 1 sampai 20. Kemudian, dikocok dan diambil secara acak. Tentukanlah peluang dari:

a. kartu yang terambil nomor bilangan genap atau nomor 6;
b. kartu yang terambil nomor bilangan ganjil atau nomor 15;
Jawaban:

a. • Peluang terambil kartu nomor bilangan genap adalah P(genap) = 10/20.

• Peluang terambil kartu nomor bilangan kelipatan 6 adalah :

P(kelipatan 6) = 3/20.

Jadi, peluang terambil kartu nomor bilangan genap atau nomor bilangan kelipatan 6 adalah :

P(genap atau kelipatan 6) = P(genap) + P(kelipatan 6) = (10/20) + (3/20) = 13/20

b. • Peluang terambil kartu nomor bilangan ganjil adalah :

P(ganjil) = 10/20.

• Peluang terambil kartu nomor 15 adalah P(15) = 1/20.

Jadi, peluang terambil kartu nomor bilangan ganjil atau nomor 15 adalah :

P(ganjil atau 15) = P(ganjil) + P(15) = (10/20) + (3/20) = 13/20.

5. Sebuah kotak berisi 11 bola yang diberi nomor 1 hingga 11. Dua bola diambil dari kotak secara bergantian dengan pengembalian. Tentukanlah peluang terambil bola-bola tersebut bernomor bilangan :

a. kelipatan 4 dan nomor 9;
b. ganjil dan genap.
Jawaban:
a. Peluang terambil bola bernomor kelipatan 4 adalah :
P (kelipatan 4) = 2/14 , peluang bola bernomor 9 adalah P(9) = 1/11.
Jadi, P (kelipatan 4 dan nomor 9) = P (kelipatan 4) × P(9) = (2/11) x (1/11) = 2/121
b. Peluang bola bernomor bilangan ganjil adalah
P (ganjil) = 6/11, peluang bola bernomor bilangan genap adalah P(genap) = 5/11.
Jadi, peluang bola bernomor ganjil dan genap adalah :
P(ganjil dan genap) = P(ganjil) × P(genap) = (6/11) x (5/11) = 30/121
Itulah beberapa contoh soal peluang kejadian majemuk beserta jawabannya. Dengan mempelajari contoh soal ini akan memudahkan kamu untuk memahami materi ini. Dalam beberapa kasus, ilmu ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi tidak akan rugi jika mempelajarinya.