Bedanya stres dengan depresi.| Unsplash.com
Bedanya stres dengan depresi.| Unsplash.com

Inilah Bedanya Stres dengan Depresi

Diposting pada

Stres dan depresi merupakan dua kondisi yang berbeda. secara definisi gangguan stres dapat diartikan sebagai perasaan tidak nyaman yang terjadi akibat banyaknya tekanan mental maupun emosional. Sedangkan bedanya stres dengan depresi adalah pemicunya, dimana depresi dapat dipicu oleh berbagai faktor baik biologis maupun medis.

Bedanya Stres dengan Depresi

Bedanya stres dengan depresi.| Unsplash.com
Bedanya stres dengan depresi.| Unsplash.com

Meski sepintas terlihat memiliki gejala yang sama, stres dan depresi sangatlah berbeda. baik dilihat dari segi pemicu, gejala, maupun intensitas kondisi tersebut terjadi. Bahkan seseorang yang mengalami stress yang tidak tertangani dapat memicu terjadinya depresi. Untuk mengetahuinya, berikut ini perbedaan antara stres dan depresi.

1.      Perbedaan secara Gejala umum

Seseorang dapat dikenali apakah mengalami stres biasa atau depresi dengan melihat gejala yang timbul. Baik pada perubahan sikap, pola hidup dan lain sebagainya. Agar dapat menilainya dengan baik, Anda dapat melihat beberapa gejala umum yang terjadi pada penderita dengan membedakan keduanya.

  • Umumnya seseorang yang mengalami stres akan terganggu saat waktu tidurnya atau sulit tidur. Sedangkan seorang penderita depresi cenderung tidur berlebihan atau bahkan kurang tidur.
  • Jika penderita yang mengalami stres akan mengalami perasaan tidak karuan, sedangkan penderita depresi lebih cenderung merasa sedih dan putus asa.
  • Seseorang yang stres akan mengalami rasa khawatir sedangkan penderita depresi mengalami gejala yang ditunjukan dengan tidak merasa antusias, tidak memiliki motivasi, dan tidak memiliki energi.
  • Gejala stres dapat menyebabkan seseorang mengalami kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari. Sedangkan penderita depresi selalu merasa hidupnya sulit sehingga muncul keinginan menyakiti diri atau bunuh diri.
Baca Ini Juga  300+ Akun FF Sultan Gratis No Hoax Tidak Terpakai

2.      Berdasarkan Kondisinya

Gangguan kesehatan mental seperti stres dan depresi dapat terjadi dengan berbagai macam pemicu. Penyebab keduanya tentunya berbeda. Jika stres lebih banyak dipicu oleh penyebab tekanan dari luar, sedangkan depresi dapat terjadi akibat berbagai faktor. Berikut ini perbedaan stres dan depresi berdasarkan kondisinya :

  • Stres biasanya dapat hilang dengan seiring waktu melalui perubahan peristiwa hidup, sedangkan depresi akan bertahan selama bertahun-tahun dan sulit untuk dihilangkan.
  • Jika pada stres umumnya terjadi dengan pemicu yang jelas, sedangkan depresi dapat terjadi dengan tanpa diketahui penyebab awalnya.
  • Kondisi stres sering kali dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, sedangkan depresi terjadi umumnya dipicu oleh peristiwa yang pernah dialami. Selain itu, depresi dapat muncul walau kehidupan baik-baik saja.
  • Pada penderita stres yang tidak tertangani dengan baik akan memicu terjadinya depresi. Adapun depresi jika tidak diobati dapat menimbulkan pemikiran untuk bunuh diri.
  • Seseorang yang mengalami stres dapat merasa baik-baik saja, bahkan dapat memunculkan motivasi yang baik. Sedangkan depresi justru dapat melemahkan fungsi penderita.
  • Jika stres dapat menyebabkan naiknya adrenalin, penderita depresi justru menimbulkan kelelahan pada penderita.
Baca Ini Juga  Prediksi Harga Tron (TRX) Terbaru 2021-2025

3.      Berdasarkan Jenisnya

Stres berbeda dengan depresi, jika stres merupakan bentuk kondisi kesehatan mental tertentu yang terjadi pada seseorang. Sedangkan depresi memiliki berbagai macam jenis :

  • Depresi Mayor : depresi ini memiliki dua tipe yaitu aptikal dan melankolis. Seseorang yang mengalami depresi aptikal umumnya lebih banyak makan dan tidur. Sedangkan penderita depresi tipe melankolis cenderung mengalami kesulitan saat tidur.
  • Depresi Subsyndromal : kondisi ini adalah keadaan dimana seseorang tengah menunjukan beberapa gejala depresi dan ditangani sesuai dengan keadaan penderita.
  • Depresi Persisten : depresi jenis ini ditunjukan dengan beberapa gejala seperti merenung, bersedih, hingga menangis setiap hari.

Dari beberapa gejala yang disebutkan diatas dapat disimpulkan bahwa bedanya stres dengan depresi dapat dikenali melalui pemicu maupun gejalanya. Untuk dapat mengetahui apakah seseorang mengalami gejala stres biasa atau depresi sebaiknya lakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan tenaga kesehatan.