Latihan Contoh Soal ANBK Terbaru

Diposting pada

contoh soal ANBK

HARGABELANJA.COM – Contoh soal ANBK perlu kalian pelajari agar bisa menguasai materinya. Sehingga, saat proses tes berlangsung kalian bisa menjawabnya dengan mudah. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sudah ada sejak tahun 2021. Tentu banyak yang ingin terus belajar agar bisa menjawab soal-soalnya dengan mudah sehingga mendapatkan nilai yang bagus.

ANBK adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah ataupun program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Bagi yang sedang mencari latihan soalnya, kalian tidak perlu bingung. Akan kami sajikan bentuk soal ANBK terbaru yang bisa kalian pelajari dengan mudah. Pastikan kalian menyimaknya dengan baik agar  mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Contoh Soal ANBK

Soal ANBK terbagi menjadi beberapa bagian menyesuaikan dengan kategori setiap instrumen. Setiap jenjang juga memiliki bentuk soal yang berbeda. Salah satunya tingkatan SMK yang harus membagi waktu 50% untuk memperdalam materi normatif dan lainnya fokus ke mapel bengkel. Sementara untuk jenjang pendidikan lainnya berbeda. Adapun bentuk soal ANBK di antaranya sebagai berikut:

  • Literasi Membaca

Jenis konten pada literasi membaca terbagi menjadi dua bagian yaitu teks informasi berdasarkan fakta dan fiksi hiburan. Untuk level kognitif SMK biasanya kalian kaan menemukan infromasi, interpretasi, dan refleksi.

Contoh soal:

 

1. Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung yang melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan berwarna kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan mencuci tangan.

Baca Ini Juga  Gaji Karyawan Bank BRI dan Jabatannya

Guru pembimbing, Amalia Sholihah, menangkap keprihatinan para siswa didiknya. Ia kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. ‘Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya, kan, berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu melihat hasilnya, mereka sangat bahagia,’ tutur Amalia.

Dari penelitian tersebut, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau, tetapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit yang berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.

Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.

Tidak sekadar efektif, harga bahan-bahan tersebut pun terjangkau sehingga siswa mampu membeli. Harga bahan-bahan tersebut berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. ‘Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,’ ungkap Amalia.

Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. ‘Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,’ harap Amalia.

Baca Ini Juga  Cara Tracking Indah Logistik Cargo

A. bahan mudah dicari

B. bahan lumayan murah

C. mudah dibuat

D. efektif hasilnya

Jawaban: D

  • Numerisasi

Bentuk soal yang selanjutnya adalah numerisasi. Terbagi menjadi empat bagian yaitu bilangan, pengukuran dan geometri, data dan ketidakpastian, dan aljabar. Tujuan dari numerisasi adalah untuk mencapai level kognitif terhadap pemahaman, penerapan, dan penalaran.

Contoh soal:

1. Ibu sedang membuat camilan kue kering, roti lapis, dan roti gula.

Camilan akan dibagikan sama banyak kepada Ayah, Rendra, dan Bagus. Tapi, Bagus sudah memakan 4 kue kering, 1 roti lapis, dan 2 roti gula terlebih dahulu. Apakah Bagus masih mendapatkan bagiannya? Jika ya, apa saja dan berapa camilan yang didapatnya?

KUNCI JAWABAN:

Kita hitung jumlah masing-masing camilan yang dibuat.

Kue kering

1 piring = 6 kue kering

6 piring = 6 × 6 = 36 kue kering

Roti lapis

1 piring = 3 roti lapis

4 piring = 4 × 3 = 12 roti lapis

Roti gula

1 piring = 4 roti gula

3 piring = 3 × 4 = 12 roti gula

Dengan demikian, didapatkan:

· 36 kue kering

· 12 roti lapis

· 12 roti gula

Ketiga camilan akan dibagi kepada 3 orang sama banyak. Sehingga masing-masing orang mendapatkan

Jumlah kue kering = 36 ÷ 3 = 12 kue kering

Jumlah roti lapis = 12 ÷ 3 = 4 roti lapis

Jumlah roti gula = 12 ÷ 3 = 4 roti gula

Bagus sudah memakan 4 kue kering, 1 roti lapis, dan 2 roti gula.

Maka, sisa bagian Bagus adalah

Kue kering = 12 − 4 = 8 kue kering

Baca Ini Juga  Biaya Kuliah di UGM Jenjang Sarjana dengan Sistem UKT

Roti lapis = 4 − 1 = 3 roti lapis

Roti gula = 4 − 2 = 2 roti gula

Jadi, Bagus masih mendapatkan bagian yaitu 8 kue kering, 3 roti lapis, dan 2 roti gula

  • Survei Karakter

Bentuk soal yang terakhir adalah survei karakter. Pada bagian ini nantinya kalian akan mempelajari tentang mengukur sikap, kebiasaan, nilai sebagai hasil belajar non kognitif dengan tujuan melihat sosial emosional siswa. Hal ini seperti halnya dalam tes psikotes.

Contoh soal:

1. Pak Ahmad adalah seorang guru yang berkepribadian baik dan selalu berinovasi dalam memajukan sekolahnya sehingg murid selalu menanti kehadiran pak Ahmad baik di Sekolah apalagi di depan kelas. Namun malang tidak bisa ditolak, pak Ahmad tiba-tiba dipindah tugaskan ke sekolah yang kurang maju.
Apa yang seharusnya dilakukan Pak Ahmad? Adalah ….

A. menerima dengan alasan yang masuk akal
B. menolak karena merasa masih dibutuhkan di tempat semula
C. menerima dengan lapang dada karena pindah adalah hal yang biasa
D. menerima dengan penuh tanggungjawab
E. menolak karena sudah menjelang pensiun sebagai guru

Jawaban D

Pak Ahmad medahulukan kepentingan bangsa dan negara karena di sekolah manapun sama saja justru Pak Ahmad dapat menyumbangkan tenaga pikiran untuk memajukan sekolah tersebut. Sikap Pak Ahmad adalah nasionalis, tanggungjawab, integritas.

Itulah beberapa contoh soal ANBK yang bisa kalian pelajari. Dengan begitu, kalian akan memahami dan mengerjakannya dengan mudah.