Jenis bisnis fashion muslim.| Unsplash.com
Jenis bisnis fashion muslim.| Unsplash.com

Apa Saja Jenis Bisnis Fashion Muslim? Baca Ini Yuk!

Diposting pada

Ada beberapa jenis bisnis fashion muslim yang bisa kamu coba untuk memulai usaha dibidang ini. terlebih mengingat negara ini masyarakatnya mayoritasnya beragama islam. Dengan begitu, ini menjadi bisnis yang menjanjikan. Kamu pun tidak perlu khawatir modal tidak cukup, pasalnya banyak pilihan dan tidak perlu memaksa untuk menjadi produsen. Dimana kamu dapat menjadi seorang distributor, agen, bahkan reseller.

Jenis Bisnis Fashion Muslim

Jenis bisnis fashion muslim.| Unsplash.com
Jenis bisnis fashion muslim.| Unsplash.com

Fashion muslim memnag terus berkemang seiring berkembangnya zaman. Contoh kecilnya, model-model hijab ataupun pakaian mulai beragam. Sehingga tersedia berbagai macam pilihan dan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan apra customer. Inilah beberapa jenis usaha yang bisa kamu coba.

1.    Pakaian

Seperti yang diketahui bahwa pakaian seorang muslim memang harus tertutup dan dilarang untuk men=memperlihatkan auratnya. Nah, untuk bisnis ini sendiri, kamu bisa memilih akan fokus di fashion perempuan atau laki-laki. Selain itu, pasti pula kamu telah mengetahui target marketnya siapa. Dari mulai usia, wilayah, dan lain sebagainya. Pasalnya, beda usai maka beda pula ukuran, model, dan lain sebagainya.

Baca Ini Juga  Cara Membuat Semir Ban Sendiri yang Mudah

Jika memutuskan untuk berfokus pada konsumen perempuan maka kamu  menyediakan baju atas (tunik), rok, kaftan, gamis, bahkan pakaian sehari-hari. Selain itu, sesuaikan pula bahan yang dipilih dengan pakaian yang ingin dipasarkan. Contohnya, jika kamu ingin menjual baju sehari-hari maka sebaiknya dominan bahan yang digunakan adalah katun, rayon, dan bahan adem lainnya.

2.    Kerudung Atau Hijab

Selaian pakaian, kamu pun dapat memulai bisni menjual aneka macam kerudung. Dari mulai pashmina, segi empat, bahan kerudung blus. Perhatikan pula bahan maupun warna yang akan kamu sediakan untuk para customer. Selain itu, update mengenai berbagai trend yang ada di dunia fashion pun memang menjadi hal yang wajib kamu lakukan.

Namun, bukan berarti kamu menjiplak serratus persen. Misalnya, apabila sekarang di era ini banyak orang yang menggandrungi fashion Korea, maka kamu dapat memilih warna-warna pastel atau soft maupun dasar.

Dimana warna tersebut menjadi salah satu warna yang sering digunakan. Tidak hanya itu saja, karakteristik bahan yang digunakan pun perlu kamu ketahui secara mendalam. Seperti halnya bahan yang ringan atau jatuh, mudah dibentuk, dan tidak terawang menjadi favorit bagi sebagian para Muslimah.

Baca Ini Juga  Cara Membuat Mind Map yang Baik dan Benar di Word

3.    Aksesoris

Aksesoris ini mencakup, ciput atau dalam kerudung, peniti, bros, dan lain sebagainya. Bahkan kamu pun dapat menyediakan manset tangan dengan berbagai macam ukuran dan jenis. Meskipun, harga dari produk ini cenderung lebih murah dibandingkan dengan produk sebelumnya. Namun, keuntungan yang diterima tidak ada yang tahu.

Kamu bisa menjadi seorang distributor kemudian memasok barang ke toko-toko fashion muslim lainnya. Perbanyaklah varian warna maupun jenis aksesoris, sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para customer.

4.    Mukena

Produk satu ini sering digunakan oleh kaum perempuan untuk shalat. Selain itu, produk satu ini tidak hanya digunakan untuk shalat saja. Melainkan untuk kado, seserahan, dan lain sebagainya. Nah, kamu dapat memilih berbagai macam desain maupun bahan untuk mukena. Umumnya, mukena yang memiliki tampilan simpel dan elegan menjadi salah satu favorit.

Terutama jika bahan dari produk tersebut memang sejuk. Untuk varian harganya pun beragam, akan lebih murah lagi jika kamu mengambilnya dari tangan pertama atau produsen. Namun, biasanya ada syarat tertentu yang harus kamu lakukan, misalnya minimal jumlah produk yang kamu beli.

Baca Ini Juga  Cara Membuat G Form di Laptop dengan 3 Langkah Mudah

Jenis bisnis fashion muslim di atas dapat kamu jadikan salah satu referensi. Terutama jika bingung untuk memutuskan bisnis apa yang akan ditekuni. Selain itu, kamu pun perlu belajar mengenai marketing, sehingga usaha yang dijalankan dilakukan secara maksimal.