Harga Belanja- Gunung Padang merupakan salah satu wisata sejarah yang ada di Indonesia, tepatnya di kabupaten Cianjur. Selain itu, destinasi ini pun telah terbuka untuk umum, sehingga siapa saja bisa mengunjunginya. Untuk harga tiketnya sendiri yaitu sekitar Rp 5,000 untuk tiket masuk dan Rp 5.000 saat datang ke pos pertama.
Fakta Menarik Gunung Padang

Ada beberapa fakta menarik mengenai destinasi bersejarah ini. Dari mulai menjadi situs Megalitikum terbesar sampai dengan situs peradaban Manusia. Untuk lebih jauh mengenal destinasi gunung parang, simak informasi dibawah ini yuk!
1. Fakta Gunung Padang: Situs Megalitikum Terbesar
Gunung Padang memiliki luas sekitar 900 meter persegi dan sebagian besar dari gunung ini merupakan batu-batuan vulkanik alami. Dimana bentuknya sendiri yaitu persegi dan tersusun dengan dengan rapi secara bertingkat-tingkat.
Selain itu, bangunan yang bertingkat-tingkat tersebut dikenal dengan punden berundak. Tidak heran apabila, destinasi satu ini disebut-sebut sebagai situs Megalitikum yang terbesar di Asia Tenggara bahkan bisa jadi dunia. Uniknya nya lagi, destinasi yang seperti ini hanya ada satu di Indonesia.
2. Riset Yang ditawar Hingga 12 triliun
Ada fakta yang cukup menggambarkan terkait dengan destinasi satu ini. Dimana wisata sejarah ini sempat ditawar oleh pengusaha lokal dengan harga yang tidak main-main. Pasalnya, harganya tersebut mencapai 12 Triliun. Tentu harga tersebut, bukanlah harga dengan nominal kecil, bukan?
Dimana pengusaha tersebut merupakan perwakilan dari sebuah konsorsium dan nantinya 12 Triliun ini akan ditukar dengan 60% saham riset. Tentu, dengan begitu tidak mungkin seseorang dapat menawar sesuatu tanpa alasan.
3. Fakta Gunung Padang: Situs peninggalan tertua
Destinasi ini pun sering disebut-sebut sebagai peninggalan peradaban Manusia yang tertua. Dimana gunung ini berusia mencapai sekitar ribuan tahun. Bahkan menurut beberapa penelitian mengungkapkan adanya perkiraan, gunung ini menjadi peninggalan tertua yang ada di muka bumi ini.
Hal tersebut didukung oleh hasil pengujian dari kabron pada sampel yang diperoleh dari berbagai titik yang ada di area tersebut. Bahkan menurut BATAN (badan tenaga Atom Nasional) milik Amerika Serikat ini telah menguji karbon tersebut. Hasilnya pun menunjukan bahwa usia dari objek bersejarah ini mencapai lebih dari 25.000 Tahun SM.
4. Berhasil mencuri perhatian Arkeolog dan Ilmuan dunia
Penemuan objek bersejarah ini, tidak hanya menggemparkan tanah air saja, tetapi mencuri perhatian dunia terhadap hal tersebut. Hal itu terbukti karena para peneliti, ilmuwan, jurnalis, dan arkeolog dari dunia internasional mulai berdatangan ke Indonesia.
Hal ini karena mereka memiliki ketertarikan terhadap misteri dan rahasia yang masih terkubur di dalam gunung tersebut. Selain itu, ternyata banyak sekali permintaan dari para arkeolog dan ilmuwan dunia untuk dapat bergabung kedalam tim riset. Akan tetapi, sejauh ini penelitian ini masih dipegang oleh tim yang ada di dalam di negeri saja.
5. Batu dikeramatkan oleh semen purba
Hal yang tidak kalah menariknya adalah, batu-batu yang tersusun rapi di gunung ini ternyata direkatkan menggunakan semen purba. Tentu hal tersebut menjadi salah satu bukti, bahwa gunung tersebut dibangun dengan teknologi tinggi. Semen purba ini terbuat dari campuran besi, tanah liat, dan silika.
Selain itu, terdapat penemuan yang menyatakan bahwa semen tersebut memiliki kandungan sampai dengan 45% dan tentu itu jauh lebih besar dibandingkan dengan penemuan semen sebelumnya. Yaitu hanya memiliki kadar sekitar 3% sampai dengan 4% saja. Hal tersebutlah yang menjadi landasan bahwa peradaban di zaman tersebut sangatlah maju. Kamu pun bisa membaca artikel di rekomendasi.co untuk menemukan informasi yang dibutuhkan.

