Asuransi Pendidikan

Setelah sebelumnya membahas menganai asuransi kesehatan, kali ini akan membahas mengenai asuransi pendidikan. Jika bicara soal asuransi pendidikan, sebenarnya persis seperti sebutannya. Yaitu sebuah asuransi yang akan memberikan jaminan untuk proses pendidikan anak. Klaim yang diberikan tak lepas dari bidang pendidikan yang sedang dijalani anak dalam polis.

Karena asuransi ini, orang tua bisa lebih memperhatikan pendidikan anak-anaknya karena sudah terjamin. Jika nantinya orang tua tidak panjang umur dan anak masih bersekolah, pendidikan anak tidak jadi masalah karena biaya.

Apa Saja yang Harus Diketahui Saat Klaim

Mungkin akan ada hal yang sama prosedurnya dengan asuransi pada umumnya, namun ada juga yang cukup berbeda sehingga perlu dipelajari. Baik untuk Anda yang sudah punya asuransi pendidikan maupun baru akan membuat, perhatikan hal-hal berikut untuk klaimnya.

1. Kapan Bisa Klaim

Ada batas waktu minimal atau waktu paling cepat untuk bisa mengajukan klaim di asuransi ini. Adapun batas minimalnya adalah 2 tahun setelah perjanjian polis. Sangat penting untuk mengetahui hal ini, sebab Anda bisa terus memperhatikan pendidikan anak selama belum mencapai usia 2 tahun.

Apapun alasannya, tetap tidak bisa memberikan klaim jika belum 2 tahun usia polisnya. Lantas, apa yang harus dilakukan? Tentunya untuk segera membuat asuransi ini, supaya bisa segera diklaim. Cukup logis bukan?

2. Dokumen untuk Klaim

Tentu saja ketika klaim asuransi pendidikan anak ini harus ada dokumen-dokumen yang ditunjukkan. Wajib, atau Anda akan datang ke kantor perusahaan dengan tangan kosong nantinya.

Mengetahui se-awal mungkin akan memudahkan Anda kedepannya. Adapun dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan klaim ini antara lain fotocopy kwitansi pembayaran premi terakhir, kartu asuransi, polis asuransi, SIM, serta kartu identitas seperti KTP.

Ada dokumen asli dan fotocopy yang harus dibawa, untuk dokumen KTP dan polis asuransi harus dalam bentuk asli sekaligus fotocopy an nya. Sedangkan untuk SIM, harus dokumen aslinya.

Kemudian untuk kartu asuransi, harus dibawa dokumen asli (kartu asli).Yang dibawa hanya dalam bentuk fotocopy saja adalah bukti pembayaran premi yang terakhir.

3. Alasan Klaim Ditolak

Mungkin saja saat Anda melakukan klaim nanti dapat penolakan, mungkin saja namun tetap lebih baik jika Anda tahu apa alasannya. Beberapa alasan yang akan disebutkan ini dinilai bisa membuat klaim Anda ditolak.

Beberapa diantaranya adalah jika dokumen yang dibawa tidak lengkap, jika ada penunggakan bayar premi, dan karena kesalahpahaman membaca polis.

Mungkin saja ada sesuatu yang sebenarnya tidak dapat klaim, namun Anda mengajukan klaim, tentu saja ditolak.

4. Durasi Pencairan Klaim

Hal terakhir adalah soal waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk mencairkan klaim Anda. Setiap perusahaan asuransi akan membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Namun umumnya selama 6 sampai 8 bulan lamanya. Tak menutup kemungkinan lebih lama, juga tak menutup kemungkinan lebih cepat.

Mengingat begitu pentingnya asuransi untuk pendidikan, pastinya Anda langsung tertarik dengan asuransi ini bukan? Tidak ada lagi alasan untuk menunda pengajuannya, Anda bisa segera cari perusahaan yang menawarkan produk asuransi ini dan mendaftar.

Setelahnya, selalu bayar premi tepat waktu dan jangan lupa betul-betul simak polis perjanjiannya. Perhatikan beberapa hal tentang klaim asuransi pendidikan di atas, supaya semuanya berjalan sesuai keinginan.