Bisnis Budidaya Ayam Petelur

Tips Bisnis Budidaya Ayam Petelur yang Prospektif

Diposting pada

Bisnis budidaya ayam petelur adalah ide bisnis yang sangat menarik! Modal di awal memang cukup besar, namun untungnya bisa berlipat-lipat dari modal.

Kita semua tahu telur ayam memiliki value yang bukan main, wajar bila Anda sempat tertarik untuk jalankan bisnis budidaya ayam petelur. Dalam satu rumah saja, bisa membutuhkan beberapa kilogram telur ayam untuk persediaan satu minggu.

Telur ayam juga menjadi bahan makan yang cukup penting, sebab bisa diolah menjadi banyak pilihan makanan. Apalagi untuk ayamnya sendiri, tak melulu telurnya yang bisa dijual, ayamnya pun bisa.

Mengapa Harus Budidaya Ayam Petelur?

Repot di awal, banyak untungnya di akhir, di pertengahan Anda bisa bebas istirahat. Begitulah sekiranya pengalaman bisnis ayam petelur yang akan Anda dapatkan. Repot di awal karena Anda akan menyiapkan lahan, kandang, sekaligus bibit.

Bisa istirahat, karena Anda hanya perlu memastikan kesehatan dan memberi pakan saja. Banyak untungnya di akhir jika dibandingkan dengan modal yang digunakan sebelumnya. Benar-benar banyak, satu ayam petelur saja sudah bisa menghasilkan 5 sampai 7 telur dalam satu minggu.

  Rekomendasi 3 Tempat Pinjaman Tanpa Jaminan Terpercaya

Ada ayam petelur yang bisa hasilkan satu telur setiap harinya. Malahan ada juga yang sampai 2 telur dalam satu hari. Bagaimana tidak banyak untungnya?

Tips Usaha Budidaya Ayam Petelur

Mulai dari yang sederhana seperti menjamin kebersihan hingga melakukan proses sortir, berikut beberapa tips sesuai langkah melakukan budidaya ayam petelur.

1. Menjamin Kebersihan dan Kesehatan

Sangat sederhana namun harus dilakukan secara intens. Anda harus selalu memastikan kebersihan kandang dan kesehatan ayam. Sangat penting, sebab ayam petelur yang berada di lingkungan kotor akan mudah sakit, tak menutup kemungkinan cepat mati.

Supaya kerugian ini bisa diminimalisir, disarankan untuk selalu memastikan dua hal ini.

2. Memilih Bibit Ayam Petelur yang Bagus

Tidak ada salahnya berani modal besar supaya bisa beli bibit yang berkualitas. Ini lebih menguntungkan daripada pilih bibit asal-asalan dan didapat telur dengan kualitas buruk atau memberikan sedikit telur.

3. Memilih Lokasi yang Tepat

Pilih lokasi yang jauh dari pemukiman, atau setidaknya jangan sampai dekat-dekat. Sebab hewan unggas sendiri sudah memberikan aroma tak sedap, apalagi kotorannya. Perhatikan juga pembuangannya, apabila ada hujan, kotoran bisa kemana-mana jika tidak diatur.

  10++ Tips Memulai Bisnis Online Untuk Pemula

4. Mengetahui Kandungan Pakan

Anda juga harus tahu kandungan pakan yang akan diberikan. Anda ingin mendapat telur yang benar-benar berkualitas, jadi makananya pun harus anda perhatikan

5. Menyortir Telur

Suatu saat nanti ada waktunya untuk melakukan proses sortir. Perlu kesabaran, jangan sampai ada yang pecah supaya maksimal untungnya. Juga bukan hanya sortir saja, Anda juga harus siap wadah yang mendukung untuk bisa memastikan keamanan telur sampai pengepul atau pembeli nanti.

Siapkan Solusi Terhadap Beberapa Risiko Ini

Terkesan banyak untungnya memang, namun bukan berarti bisnis telur ayam nanti tidak akan memberikan kendala. Kendala pertama yang mungkin terjadi adalah hasil sampingnya, Anda dan orang sekitar harus mau berhadapan dengan aroma unggas dan kotoranya.

Anda juga akan berhadapan dengan persaingan pasar, sebab di luar sana sudah banyak yang jual telur ayam. Meski begitu, bisnis budi daya ayam petelur tetap jadi salah satu bisnis dengan untung besar.