Bagaimana cara menghitung keuntungan saham syariah? Pertanyaan ini sering kali muncul di benak orang-orang yang pertama kali mengenal atau ingin investasi di saham syariah. Karena dari perhitungan hasil dan cara investasinya, sistem syariah ini memiliki beberapa perbedaan.
Untuk anda yang merasa penasaran, berikut ini saya jelaskan langkah dan beberapa cara yang digunakan dalam perhitungan saham syariah.
Cara Pertama: Pembagian Hasil
Jadi, untuk cara pertama yang bisa dilakukan oleh para investor yaitu dengan cara melakukan sebuah penghitungan pembagian hasil.
Tentunya cara ini merupakan suatu hal yang tepat dalam menghitung sebuah keuntungan yang nantinya akan didapatkan oleh para investor. Sehingga tidak ada kesalah pahaman antara pihak investor dengan pihak perusahaan.
Cara Kedua: Mendiskusikan Keuntungan dan Kerugian Saham
Cara menghitung keuntungan saham syariah yang selanjutnya yaitu harus terbuka terhadap sebuah keuntungan serta kerugiannya.
Hal tersebut karena menyangkut kepada sebuah kejujuran dari berinvestasi ini. Terlebih lagi Investasi syariah ini berlandaskan dengan agama jadi, sangat tidak baik jika adanya sebuah tindak kecurangan tersebut.
Cara Ketiga: Menghitung Berdasarkan Laba yang Didapatkan
Terkadang sebuah keuntungan yang bisa didapatkan oleh para investor tergantung dari sebuah laba yang didapatkan oleh perusahaan tersebut.
Biasanya beberapa laba ini menjadi sebuah titik penentuan berapa keuntungan yang didapatkan kemudian dari hasil tersebut nantinya akan dibagi untuk perusahaan dan juga untuk investor.
Cara Keempat: Melakukan Kesepakatan Di Awal
Terkadang banyak para pelaku investor dan juga perusahaan tidak melakukan sebuah kesepakatan dari awal.
Padahal hal ini sangat penting untuk kesejahteraan bersama jika tidak maka akan timbul sebuah tindak kecurangan yang dilakukan oleh oknum tertentu. Maka dari itu kesepakatan diawal sangat di perlukan bagi para pelaku investor dan perusahaan.
Cara Kelima: Memperhitungkan Keuntungan Secara Transparan
Hal yang selanjutnya juga terdapat pada perhitungan sebuah keuntungan dengan cara yang transparan. Hal ini tentunya untuk menghindari sebuah fitnah dan tindakan merugikan lainnya.
Sehingga perhitungan transparan ini sangat berguna untuk perolehan sebuah keuntungan yang sebenarnya agar tidak ada kesalahan saat memperhitungkan keuntungan tersebut.
Cara Keenam : Pembagian yang Teratur
Dalam membagikan sebuah keuntungan dari suatu perusahaan maka haruslah adil dan tidak bersifat berat sebelah.
Maka dari itu tindakan seperti ini harus dilakukan terlebih lagi jika para investor tersebut lebih dari satu. Maka perusahaan tersebut haruslah adil dengan pembagian keuntungan agar para investor lainnya tidak merasa ada yang dirugikan.
Cara Ketujuh: Perhitungan Berdasarkan Syariah yang Ditentukan
Hal yang berikutnya yaitu terdapat pada sebuah perhitungan keuntungan yang tidak bisa sembarangan harus berdasarkan syariat Islam. Maka dari itu, hal inilah yang membedakan antara perhitungan keuntungan investasi saham syariah dengan yang lainnya.
Tentunya hal ini sangat sensitif bila tidak dijalankan dengan baik dan benar. Maka dari itu para investor juga harus memahami dasar perhitungan saham syariah ini secara baik dan benar.
Cara Kedelapan: Berdasarkan Peraturan OJK
Selain melakukan perhitungan berdasarkan sebuah syariah Islam perusahaan juga harus menyamakan perhitungan tersebut berdasarkan peraturan OJK. Hanya dengan begitu perhitungan keuntungan tersebut dapat terselesaikan dengan baik serta amanah.
Jadi, itulah cara menghitung keuntungan saham syariah yang amanah agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Tentunya juga tidak ada yang memakan uang haram hasil dari memakan uang orang lain.






