10 Bahasa Pemrograman Populer Hargabelanja.com
Source: Canva

10 Bahasa Pemrograman Populer untuk Kamu Pelajari Tahun Ini

Diposting pada

Bahasa pemrograman membantu menyajikan aplikasi yang berguna untuk berbagai kebutuhan. Dari sekian bahasa yang tersedia, 10 diantaranya merupakan bahasa pemrograman populer yang banyak orang pelajari. Bila kamu ingin belajar, maka kamu bisa memulainya dari 10 bahasa tersebut. Mari simak daftarnya di bawah ini!

Apa Saja Bahasa Pemrograman Populer Saat Ini?

Apa saja bahasa pemrograman populer?
Source: Canva

Javascript

Javascript merupakan bahasa pemrograman populer yang banyak dipelajari kalangan pemula maupun profesional.

Bahasa programming tingkat tinggi ini bahkan menjadi teknologi inti pada www (world wide web). Bayangkan saja, ada sebanyak 97,8 persen website yang menggunakan Javascript sebagai bahasa pemrograman sisi klien mereka. Jumlah yang fantastis, bukan?

Meskipun pada mulanya penggunaan bahasa ini hanya untuk membangun web browser, namun akhirnya Javascript banyak munucl pada client-side deployment website dan aplikasi non – web browser.

Bahasa pemrograman ini lahir pada tahun 1995 dengan nama Livescript. Tetapi, orang-orang lebih mengenalnya dengan julukan Javascript. Maklum, pada saat itu  bahasa pemrograman yang paling terkenal adalah Java. Sehingga, banyak orang menghubungkan Livescript dengan Java. Bahkan, Livescript mendapat julukan ‘younger brother of Java’.

Meski memiliki kesamaan pada namanya (Java – Javascript), namun kedua bahasa ini sangat berbeda.

Adapun, saat ini Javascript sudah berevolusi menjadi bahasa pemrograman yang independen. Tak hanya itu, Javascript juga menjelma sebagai bahasa pemrograman populer di dunia dengan tingkat permintaan tinggi.

Untuk mempelajari Javascript, sebaiknya kamu mengenal HTML dan CSS terlebih dulu. Dengan mempelajari kedua komponen tersebut, maka kamu bisa mengembangkan halaman website. Selanjutnya, kamu dapat menyediakan ragam fitur interaktif pada halaman website tersebut menggunakan Javascript.

Python

Bahasa pemrograman populer selanjutnya adalah Python. Ini adalah bahasa programming yang terkenal mudah untuk dipelajari. Hal ini karena Python menawarkan tingkat keterbacaan (readibility) yang tinggi. Dengan demikian, orang tidak perlu berupaya keras untuk memahami sintaksnya.

Python bersifat free dan open source serta memiliki dukungan modul yang sangat banyak. Open source berarti kodenya terbuka untuk khalayak baca. Selain itu, komunitasnya pun cukup besar. Bahasa pemrograman ini menjadi pilihan favorit bagi orang-orang yang ingin mempelajari machine learning dan aplikasi deep learning.

Selain itu, Python juga digunakan untuk membangun aplikasi 2D imaging dan 3D animation seperti Blender, Autodesk dan Inkscape. Penggunaan bahasa pemrograman ini juga sering dijumpai pada aplikasi permainan (video gim) seperti Civilization IV, Toon Town dan Vegas Trike.

Banyak dari aplikasi komputasional dan saintifik juga mengaplikasikan Python. Contohnya seperti FreeCAD dan Abacus. Bahkan, situs terkenal seperti Youtube, Quora, Instagram dan Pinterest pun turut menggunakan bahasa pemrograman ini.

Go / Golang

Bahasa pemrograman populer yang berikut ini dikembangkan oleh Google. Go atau Golang, begitulah julukannya. Google memperkenalkan bahasa pemrograman ini untuk API dan aplikasi web pada tahun 2007.

Meski terbilang baru, namun perkembangan Go cukup pesat. Hal ini karena sifatnya yang sederhana. Selain itu, Go juga terkenal dengan kehandalannya dalam menangani multicore, sistem network, dan codebase yang masif.

Baca Ini Juga  5 Aplikasi Foto Jadi Anime Terbaik Untuk HP Android

Go dirancang untuk membantu programmer untuk bekerja pada proyek berskala besar. Karena Go cukup sederhana, maka ada banyak perusahaan yang menggunakan bahasa pemrograman ini. Beberapa perusahaan yang menggunakan Go sebagai bahasa pemrograman mereka adalah Google, Dropbox, Twitch dan Uber.

Selain itu, Golang mendapat lirikan para data scientist karena sifatnya yang agile dan menawarkan performa menawan.

Agar lebih mudah mempelajari Go, sebaiknya kamu mengenal sekurangnya 1 bahasa  pemrograman terlebih dulu. Jika tidak, maka proses belajar Golang bisa sedikit lebih sulit. Tetapi, kamu tetap dapat mempelajarinya sebagai bahasa pertama kok. Kamu hanya perlu sabar dan tekun dalam belajar. Tentunya, kamu juga harus rajin berdo’a ya!

Java

Bahasa pemrograman populer selanjutnya adalah Java. Bahasa yang dinaungi Oracle Corporation ini terkenal dengan konsep object-oriented programming miliknya yang menjadi standar untuk berbagai aplikasi yang bisa digunakan di berbagai platform. Hal ini berkaitan erat dengan kapabilitas Write Once, Run Anywhere yang diusungnya.

Tak heran bila bahasa pemrograman ini dianggap paling portabel untuk berbagai platform, mulai dari mainframe data center hingga ponsel genggam.

Dewasa ini, ada sekitar 3 miliar perangkat yang familiar dan mampu menjalankan aplikasi berbasis Java.

Penggunaan Java cukup ramai di bidang pengembangan web dan aplikasi serta big data. Kamu juga bisa menemukan penggunaan Java pada back-end berbagai website populer seperti Twitter, Google, Amazon dan Youtube.

Framework baru Java seperti Spring, Hibernate dan Struts juga cukup populer. Komunitas developer Java yang cukup besar juga menjadi nilai lebih. Hal ini membantu para pemula untuk belajar melalui diskusi. Proses belajar pun terasa lebih mudah karena ada banyak senior yang siap menjawab pertanyaan mereka.

Java merupakan bahasa pemrograman yang kompleks, namun Java juga memiliki tingkat permintaan cukup tinggi di industri yang membutuhkannya. Jadi, jangan ragu untuk mempelajari bahasa pemrograman ini ya!

Kotlin

Kotlin merupakan bahasa pemrograman populer yang sering orang gunakan untuk pengembangan aplikasi Android. Kendati begitu, Kotlin juga sering digunakan untuk pengembangan aplikasi web, aplikasi desktop dan pengembangan server-side aplikasi.

Banyak dari aplikasi Google mengaplikasikan Kotlin. Adapun, perusahaan lain yang menggunakan Kotlin sebagai bahasa pemrogramannya adalah Pinterest, Coursera, PostMae dan lain sebagainya.

Untuk mempelajari bahasa ini sebaiknya kamu mengenal bahasa pemrograman lain terlebih dulu, terutama Java. Hal ini karena Kotlin dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java.

Kotlin bisa beroperasi pada apapun yang dapat berjalan menggunakan Java Virtual Machine (JVM).

Pada dasarnya, pengembangan aplikasi berbasis Android banyak menggunakan Java. Tetapi kemudian muncullah Kotlin. Bahasa ini dapat kamu gunakan untuk mengembangkan aplikasi multi platform.

Baca Ini Juga  Gaji Polisi dan Tunjangannya Lengkap Terbaru

Baca Juga: Laptop yang Bagus untuk Coding dan Programming

PHP

PHP juga termasuk bahasa pemrograman populer yang menarik untuk kamu pelajari.  Bahasa ini lahir pada tahun 1990 dan bersifat open-source. Banyak developer menilai bahwa mempelajari PHP termasuk hal yang penting karena lebih dari 80 persen website di internet menggunakan bahasa ini, contohnya seperti Yahoo dan Facebook.

Biasanya, developer menggunakan bahasa pemrograman PHP untuk mengembangkan sisi server. Tetapi, developer juga bisa memakai bahasa ini untuk menulis command-line script. Bagi developer yang sudah ahli, maka bisa memanfaatkan PHP untuk mengembangkan aplikasi desktop.

Beberapa keunggulan PHP adalah relatif mudah untuk dipelajari, mudah terintegrasi dengan berbagai tool, cost yang efektif, serta fleksibel dengan database dan konektivitas.

C#

Microsoft juga turut mengembangkan bahasa pemrograman. Namanya C# (dibaca C sharp) C# menjelma sebagai bahasa pemrograman populer pada era 2000-an karena kemampuannya mendukung konsep OOP (object-oriented programming).

Ini merupakan bahasa pemrograman yang umum untuk NET. framework. Anders Hejlsberg, pengembang C#, mengatakan bahwa C# lebih mirip seperti C++ ketimbang Java.

C# merupakan pilihan yang cocok untuk aplikasi Windows, Android dan iOs. Banyak developer biasanya menggunakan bahasa pemrograman ini untuk back-end. Hal ini sebagaimana yang nampak pada website populer seperti Bing, Visual Studio, Dell dan MarketWatch.

Beberapa hal yang orang sukai dari C# adalah penggunaannya yang mudah, cepat, object-oriented, scalable dan updateable, interoperable dengan kode lain, open-source, dan memiliki dukungan library yang ekstensif. Untuk mempelajari C#, kamu hanya perlu mengetahui dasar cara penulisan kode.

Swift

Beberapa tahun lalu, Swift masuk dalam daftar 10 bahasa pemrograman populer versi TIOBE Index Ranking (edisi bulanan). Pengembang bahasa ini adalah Apple. Pada saat meluncurkan Swift pada tahun 2014, Apple mendesainnya untuk aplikasi Linux dan Mac.

Jika tertarik belajar Swift maka kamu tak perlu khawatir karena bahasa pemrograman yang bersifat open-source ini terbilang mudah, sekalipun untuk pemula. Swift mendukung hampir semua hal pada bahasa pemrograman Objective-C.

Selain itu, Swift juga menuntut keterampilan coding lebih rendah dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Menariknya, bahasa pemrograman ini bisa dipakai dengan IBM Swift Sandbox dan IBM Bluemix.

Bahasa ini mudah kamu temukan pada aplikasi populer berbasis iOs seperti WordPress, Mozilla Firefox, SoundCloud dan Flappy Bird. Developer profesional yang mengembangkan aplikasi berbasis iOs biasanya memperoleh penghasilan rata-rata sekitar USD 106,652 per tahun.

Ruby

Jika kamu ingin belajar bahasa pemrograman populer sekaligus mudah, maka Ruby bisa menjadi pilihan yang baik. Bahasa yang berkembang di era 1990-an ini menawarkan sintaks yang human-friendly. Meski begitu, Ruby tetap fleksibel karena memiliki arsitektur object-oriented yang mendukung notasi pemrograman fungsional dan prosedural.

Web-application framework yang diimplementasikan pada Ruby adalah Ruby on Rails (RoR). Jika kamu ingin mempelajari Ruby maka kamu tidak perlu ragu untuk mencobanya. Developer Ruby menilai bahasa pemrograman ini memiliki sintaksis yang mudah untuk berbagai tugas tertentu. Jadi, tidak butuh waktu lama deh untuk mempelajari Ruby.

Baca Ini Juga  CapCut Pro Mod Apk Download V.4.3.0 Versi Terbaru

Selain itu, komunitas developer Ruby cukup luas. Kamu bisa manfaatkan komunitas tersebut untuk bertanya dan mempelajari masalah yang kerap muncul dalam pengembangan aplikasi.

Lebih lanjut, API untuk socket programming di Ruby ternyata tidak jauh berbeda dngan API di C. Jadi, belajar Ruby bisa terasa lebih mudah apabila kamu sudah terbiasa dengan bahasa pemrograman C.

C dan C++

C boleh jadi merupakan bahasa pemrograman populer dan tertua karena C menjadi pondasi dari bahasa lainnya seperti C#, Java hingga Javascript. Sementara, C++ merupakan versi bahasa pemrograman C yang telah ditingkatkan.

Saat ini, orang-orang biasanya tidak mempelajari C, melainkan langsung melompat ke C++. Meski begitu, banyak pula yang menilai bahwa mempelajari C merupakan hal yang esensial karena hal ini bisa menjadi bekal yang kuat untuk mempelajari C++. Secara keseluruhan, kedua bahasa pemrograman populer dipakai dalam ilmu komputer dan pemrograman.

Baik developer C maupun C++ dapat memanfaatkan compiler untuk berbagai platform. Hal ini membantu aplikasi yang menggunakan bahasa ini lebih transportable.

Banyak orang menilai C dan C++ adalah bahasa pemrograman high-performance. Penggunaannya banyak dijumpai pada pengembangan aplikasi yang mengutamakan performa seperti client/server applications, produk komersil seperti Firefox dan Adobe, serta video gim.

Tips Belajar Bahasa Pemrograman Populer (Bagi yang Sudah Menguasai Minimal 1 Bahasa Pemrograman)

Jika kamu sudah mendalami sebuah atau beberapa bahasa pemrograman, lalu ingin mempelajari bahasa pemrograman yang lain, maka kamu bisa mengaplikasikan prinsip berikut: belajar dengan meniru konsep dari bahasa lain.

Prinsip yang kami temukan dari platform kursus programing online Dicoding ini sangat bisa kamu terapkan. Caranya adalah mengembangkan aplikasi pembuat palingram dari daftar kosakata yang ada.

Palingram adalah kalimat yang bila dibaca dari depan ke belakang tetap sama pada saat dibaca dari belakang ke depan. Kamu bisa membuat aplikasi palingram menggunakan Golang atau bahasa pemrograman lain yang ingin kamu pelajari.

Selain itu, kamu juga dapat menerapkan konsep ATM (amati, tiru dan modifikasi). Cara ini merupakan jalan cepat dan menyenangkan untuk mempelajari bahasa pemrograman baru.

Pada intinya, belajar bahasa pemrograman lebih dari sekadar mengenal soal sintaksis saja. Ada dua aspek lainnya yang perlu kamu perhatikan, yakni pengetahuan akan masalah dan pengetahuan akan pendekatan yang baik untuk memecahkan masalah tersebut.

Tak lupa, aspek esensial lainnya dari belajar bahasa baru adalah bagaimana kamu dapat menulis kode yang menawarkan dampak maksimal. Selamat belajar!