Cara menghadapi orang manipulatif harus dilakukan dengan pendekatan persuasif. Menyampaikan nasihat secara halus mengenai tindakan tersebut tanpa melawan manipulator. Sebab membalas dengan perbuatan yang sama hanya akan menghabiskan energi. Cukup mencari waktu yang tepat untuk menyampaikan pendapat yang tegas.
Orang yang melakukan manipulatif biasanya sering memutar balikan fakta. Untuk menghadapinya, jangan memikirkan terlalu dalam ucapan yang disampaikan oleh si manipulator. Jika memiliki kesalahan, cukup meminta maaf tanpa berlebihan dalam mengungkapkannya.
Cara Menghadapi Orang Manipulatif Secara Bijaksana

Manipulatif merupakan tindakan mengelabui seseorang untuk mencapai keinginan atau kepentingan pribadi. Orang yang bersifat demikian cenderung melakukan serangan secara mental atau emosional hingga lawan merasa bersalah. Agar kamu tidak terpancing hingga merasa risih, berikut ini beberapa cara untuk menghadapi si manipulator.
1. Menjaga Jarak
Cara menghadapi orang manipulatif yang terbaik adalah dengan menjaga jarak. Orang manipulatif sering kali mengganggu privasi orang lain hingga melakukan kebohongan. Tidak hanya melakukan kontak secara verbal, terkadang tindakan non-verbal juga dilakukan seperti menepuk punggung atau menyentuh tangan.
Menjaga jarak dapat menghindarkan kamu dari tindakan dimanipulasi hingga intimidasi. Membuat batasan yang jelas dengan siapapun, agar privasi tetap terjaga. Dengan begitu, manipulator tidak dapat menemukan celah untuk melibatkanmu dalam perbuatan manipulasinya.
Selain itu melakukan interaksi seminimal mungkin, cara ini bisa dilakukan dengan komunikasi melalui media tertentu. Jika orang tersebut merupakan rekan kerja, percakapan cukup dilakukan melalui e-mail atau telepon dan terbatas untuk masalah pekerjaan saja. Adapun ketika harus berinteraksi secara langsung batasi pembicaraan dan menanggapi seperlunya.
2. Tidak Mempedulikannya
Bersikap cuek bisa membuat si manipulator merasa bosan. Hal ini disebabkan orang yang memiliki sifat manipulatif sangat menyukai sesuatu yang dramatis. Istilah lain dari cara ini adalah gray rocking yang artinya menjadi batu abu-abu. Sesuatu yang tidak ingin dilihat kedua kali, sehingga orang tersebut tidak tertarik untuk menjadikanmu sebagai sasarannya.
Perlakukan orang tersebut seperti orang asing. Dimana kamu tidak memiliki hubungan emosional lebih dengan si manipulator dan tidak ada kewajiban apapun atas mereka. Selain itu jangan pernah menunjukan kelemahan di hadapannya. Hal ini bisa dimanfaatkan mereka untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari.
3. Tetap Tenang
Seorang manipulator juga cenderung mengintimidasi lawan bicaranya yang dianggap lebih lemah. Untuk menghadapinya, tetaplah tenang dan sampaikan pendapatmu secara tegas dengan penuh keyakinan. Hal ini akan membuat orang tersebut mundur dan tidak mengganggu kembali. Sehingga dibutuhkan juga rasa percaya diri dihadapkan pada situasi tersebut.
4. Berani Mengatakan Tidak
Manipulator biasanya akan menekan lawannya untuk memenuhi keinginannya. Jika kamu bersikap lemah mereka akan melakukan intimidasi. Sehingga cara menghadapi orang manipulatif dibutuhkan ketegasan untuk menolak segala tuntutan. Selain itu kamu memiliki hak asasi untuk menetapkan apa yang menjadi prioritas dalam hidup.
5. Menetapkan Konsekuensi
Ketika seseorang yang manipulatif bersikeras untuk tidak menerima penolakan dan melanggar batasan. Maka menetapkan konsekuensi untuk memberikan pilihan yang sulit bagi mereka. Hal ini merupakan keterampilan penting yang dapat digunakan untuk menjauhkan kamu dari berbagai tuntutan, sehingga si manipulator berpikir kembali untuk melakukan tindakannya.
Cara menghadapi orang manipulatif memang cukup sulit dilakukan. Dimana pada saat yang bersamaan dibutuhkan sikap tenang dan tegas untuk menanggapi perbuatan tersebut. Akan tetapi cara ini harus dilakukan sebagai kontrol atas orang – orang yang dapat merugikan. Selain itu setiap manusia memiliki hak untuk keberlangsungan hidup tanpa diintimidasi.

