Business Model Canvas (BMC) yang terdiri dari 9 blok pembangun rupanya cocok sekali untuk diterapkan pada usaha makanan. Lantas, seperti apa contoh bisnis model canvas makanan?
BMC sendiri merupakan model bisnis yang banyak dipakai oleh wirausahawan. Hal ini karena BMC menawarkan beberapa kelebihan yang akan dibahas di akhir artikel.
Sekarang mari simak dulu contoh bisnis model canvas makanan yang menginspirasi berikut ini.
Contoh Bisnis Model Canvas Makanan #1: Risoles Roti

Contoh Business Model Canvas makanan yang pertama datang dari usaha risoles roti.
BMC yang dipublikasikan melalui Scribd oleh Aulya Dhiensny ini menunjukkan sembilan blok pembangun lengkap dengan rinciannya.
Dari BMC ini, dapat diketahui bahwa usaha risoles roti tersebut menyasar konsumen dari semua kalangan, pria maupun wanita. Namun, usaha ini juga menarget pihak penyelenggara event sebagai pelanggannya.
Terlihat pula upaya Aulya selaku wirausahawan dalam menjaga hubungan dengan pelanggannya, diantaranya melalui pemberian diskon (untuk minimal pembelian tertentu), give away (di waktu-waktu tertentu), dan mendengar kritik serta saran dari konsumen.
Contoh bisnis model di atas bisa Anda jadikan sebagai referensi atau panduan dalam menyusun BMC untuk usaha makanan Anda sendiri.
Contoh Bisnis Model Canvas Makanan #2: Ayam Geprek Nusantara

Berikut adalah contoh business model canvas Ayam Geprek Nusantara yang dipublikasikan melalui Tiwi’s Blog.
BMC ini menunjukkan bahwa usaha Ayam Geprek Nusantara memiliki sekurangnya tiga aktivitas utama, yakni menjual ayam geprek dengan berbagai macam kategori layanan, menyelenggarakan acara promosi, dan mencatat penjualan.
Agar suatu usaha dapat menonjol dari kompetitornya, maka perlu memproduksi produk yang memiliki keunggulan atau nilai lebih.
Dari BMC tersebut, kita dapat memahami bahwa keunggulan yang ditawarkan Ayam Geprek Nusantara adalah rasanya yang berbeda dari ayam geprek lainnya, pilihan topping sambal yang variatif, kemasan yang menarik serta layanan yang baik.
Informasi apa lagi yang bisa Anda gali dari contoh bisnis model canvas makanan ayam geprek di atas?
Contoh Bisnis Model Canvas Makanan #3: Mookis

Ada juga contoh business model canvas makanan lainnya yang bisa dijadikan inspirasi. BMC yang dibagikan DAYA.ID ini memperlihatkan model bisnis usaha cookies (dinamakan Mookis) lengkap dengan berbagai rincian penting didalamnya.
Kita dapat memahami bahwa Mookis adalah camilan sehat bebas gluten. Selain itu, produk ini juga tidak menganding kasein dan aman untuk penderita diabetes mellitus serta autism.
Masih belum menemukan ide yang tepat? Lihat juga contoh bisnis model canvas lainnya.
Keunggulan Business Model Canvas (BMC)

Setelah menyimak tiga contoh bisnis model canvas makanan diatas, rasanya tak mengherankan bila BMC menjadi model bisnis yang banyak dipilih oleh wirausahawan.
Berikut adalah beberapa kelebihan Business Model Canvas:
- Sederhana
- Mudah diubah
- Dapat dipahami dengan mudah
Itulah keunggulan bisnis model canvas. Dalam model bisnis ini, alur mengalir dari satu elemen bisnis ke elemen lainnya. Lantas, apa saja elemen / blok pembangun BMC?
9 Elemen / Blok Pembangun Business Model Canvas
Jika Anda perhatikan, ketiga contoh bisnis model canvas makanan di atas terdiri dari 9 elemen (blok pembangun). Apa saja itu?
Sembilan blok pembangun tersebut adalah customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partners, dan cost structure.
Itulah beberapa blok pembangun BMC. Sebelumnya Anda juga telah menyimak 3 contoh bisnis model canvas makanan. Dalam mengisi BMC, Anda boleh memulai dari blok yang mana saja, yang penting semuanya saling berkaitan.
Tak hanya usaha makanan, BMC juga bisa dipakai untuk usaha minuman atau jenis usaha lainnya. Siap untuk menerapkan model bisnis ini?

