cara membuat opor ayam untuk jualan

Cara Membuat Opor Ayam yang Enak untuk Jualan

Diposting pada

Halo sobat belanja, apa kabarnya? Pada artikel ini kami akan membahas tentang bagaimana cara membuat opor ayam yang enak untuk jualan.

Opor ayam adalah salah satu masakan Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Biasanya orang-orang menyajikannya bersama dengan ketupat untuk merayakan Lebaran (Idul Fitri, atau Idul Adha).

Namun demikian, opor ayam bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. Nah karena pembuatan hidangan ini tergolong agak ribet, kini banyak orang yang mencari produsen opor ayam praktis dengan alasan tidak punya waktu untuk membuatnya.

Kuliner ini tidak menggunakan cabai, sehingga membuat hidangan ini sangat ramah dengan lidah anak-anak. Dengan demikian sajian ini bisa dinikmati oleh segala umur, sehingga membuat peluang bisnisnya semakin besar.

Cara Membuat Opor Ayam untuk Jualan

Resep opor ayam ini adalah salah satu yang terbaik. Kamu bisa mengikuti semua intruksi yang ada pada resep ini. Mulai dari penggunaan bahan dan takarannya, hingga cara memasaknya. Kemudian di akhir artikel kami akan membagikan tips untuk mengemas opor ayam agar tahan lama dan tips sukses jualan opor ayam. Jadi simak artikel ini hingga akhir ya!

Bahan:

  • 1 ekor ayam, potong menjadi 4-8 bagian (atau gunakan 8 paha ayam)
  • 1 serai, potong dan memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 500 ml air
  • 200 ml santan
  • bawang merah goreng

Bumbu Halus:

  • 100 gram bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 1 inci lengkuas
  • 2 sendok teh biji ketumbar
  • sendok teh biji jinten
  • 1 sdt garam, atau sesuai selera
  • sendok teh gula pasir, atau sesuai selera

Cara Membuat Opor Ayam:

  1. Pertama-tama bersihkan ayam hingga benar benar bersih dan potong menjadi 4 hingga 8 bagian (sesuai selera).
  2. Setelah itu siapkan bumbu-bumbu halus seperti disebutkan di atas. Potong-potong bahan-bahan tersebut untuk mempermudah saat memblender bumbu. Jangan gunakan air jika bumbu susah halus, gunakan sedikit minyak untuk mempermudah mata pisau blender.
  3. Lalu panaskan 2 sendok makan minyak dalam panci dan tumis bumbu halus hingga harum, sekitar 2-3 menit.
  4. Tambahkan serai, daun salam, dan daun jeruk purut dan masak selama 2 menit lagi.
  5. Kemudian tambahkan potongan ayam dan masak sampai ayam tidak lagi berwarna merah muda.
  6. Tambahkan air dan santan, masak hingga mendidih.
  7. Kurangi panas dan didihkan sampai cairan berkurang, sekitar 20 menit. Tambahkan garam dan/atau gula sesuai kebutuhan.
  8. Terakhir pindahkan ke mangkuk saji dan hiasi dengan bawang merah goreng.
Baca Ini Juga  3 Ide Bisnis Barang Bekas Tanpa Modal

Baca Juga:

Cara Membuat Rendang untuk Jualan

Cara Membuat Corndog untuk Jualan

Cara Mengemas Opor Ayam agar Tahan Lama

Opor ayam tidak boleh terlalu sering dipanaskan karena mengandung santan. Sebenarnya santan termasuk dalam kategori lemak baik. Namun apa bila kamu terlalu sering memanaskan makanan yang banyak mengandung santan, lemak baik pada santan tersebut akan berubah menjadi lemak jahat.

Santan mengandung asam lemak dan trilliserida yang dapat dengan mudah dibakar oleh tubuh. Namun jika kamu panaskan santan berulag kali akan membuat lemak baik tadi menjadi lemak jenuh yang akan mengakibatkan naiknya kadar kolestrol.

Agar tidak terlalu sering dipanaskan, kamu dapat menyimpannya dalam lemari es atau freezer. Opor ayam beku dapat bertahan hingga 1 bulan.

Caranya adalah dengan menyimpannya dalam wadah kedap udara dan pastikan tidak tersetuh oleh tangan, ada baiknya jika kamu menggunakan sarung tangan. Nah agar lebih awet kamu dapat memisahkan kuahnya agar tahan lebih lama. Dengan wadah kedap udara dan disimpan dalam freezer, opor ayam dapat bertahan lama. Untuk memakannya diamkan terlebih dahulu dalam suhu ruang terlebih dahulu, setelah mencair baru kemudian dipanaskan.

Tips Sukses Usaha Opor Ayam

Bisnis kuliner merupakan jenis bisnis yang tidak pernah mati. Selama masih ada orang yang butuh makan, lini bisnis ini akan selalu diminati. Itulah mengapa orang lebih tertarik untuk memulai bisnis kuliner.

Di zaman seperti sekarang ini, membuka bisnis online adalah keputusan yang lebih bijak daripada membuka bisnis offline store. Karena dengan membuka bisnis online kamu tidak perlu membeli atau menyewa tempat untuk berjualan. Dengan demikian kamu bisa menekan jumlah modal yang akan kamu keluarkan.

Menjual makanan secara online memang perlu perlakuan khusus ketimbang menjual makanan secara konvensional. Kamu butuh pendekatan online marketing dan ketahanan penyimpanan makanan jaid. Salah satu faktor penting di sisi lini bisnsi ini adalah kemasan yang praktis dan bisa menahan lama opor ayam atau makanan siap saji lainnya.

Jika kamu tertarik untuk menambahkan opor ayam dalam bisnis box kamu atau kamu benar-benar baru memulai bisnis makanan dengan menjual opor ayam kamu bisa mengkuti tips di bawah ini:

1. Tentukan Target Market Kamu

Tentukan siapa saja yang akan kamu jadikan sebagai target audiens kamu. Hal ini akan mempermudah kamu untuk mempersonalisasikan rasa dan gaya dari opor ayam buatan kamu. Misalnya anak-anak umur 19-22 tahun yang tidak suka makan makanan pedas biasanya menyukai makanan dengan cita rasa ini. Dengan begini kamu akan lebih mudah dalam melakukan promosi.

2. Endorsemenent

Pembeli online tidak dapat mencicipi makanankotak kamu sebelum mereka membelinya. Mereka hanya dapat melihat makanan kamu di layar gadget mereka. Untuk membuat mereka yakin dan mau membeli makanan yang belum pernah mereka coba sebelumnya, bangun kepercayaan mereka dengan brand ambasador.

Manfaatkan influencer untuk mempromosikan food box kamu dan membangun kepercayaan pembeli pada merek dagang kamu. Cara ini terbukti ampuh dan telah dilakukan oleh para pelaku bisnis makanan online.

3. Kontes Video Unboxing dan Testimoni

Berikan contoh kepada orang-orang tentang apa yang akan mereka dapatkan dengan produk kotak makanan kamu dengan menampilkan video unboxing di saluran media sosial kamu. Setelah melihat apa yang ada di dalam satu kotak tertentu, pembeli kemungkinan akan penasaran dengan kotak berikutnya.

Salah satu cara untuk mendorong pelanggan memposting video ini adalah dengan mengadakan kontes. Minta pelanggan untuk memposting video diri mereka membuka kotak terbaru mereka dan minta mereka menandai akun sosial media kamu atau menggunakan tagar tertentu. Kemudian pilih pemenang yang akan ditampilkan di akun kamu dan menerima hadiah atau diskon, seperti diskon 20% untuk kotak berikutnya atau item tambahan lainnya.

4. Isi Akun Medsos dengan Konten Bermanfaat

Gunakan saluran media sosial kamu untuk menampilkan video memasak yang mendidik (dan menyenangkan!) yang berhubungan dengan produk opor ayam kamu. Dengan berbagi teknik, kamu bisa membangun kepercayaan dengan audiens Anda. Mereka menyukai makanan dan minuman yang cukup untuk membeli opor ayam kamu, sehingga kemungkinan besar mereka akan menghargai keahlian kuliner kamu.

5. Jaga Kualitas Opor Ayam Buatanmu

Jangan pernah mengecewakan pelanggan, apa lagi jika kamu telah memiliki nama yang besar dan memiliki puluhan ribu pengikut di akun media sosial kamu. Satu kesalahan saja pada pelanggan bisa berakibat fatal. Karena orang yang kecewa bisa saja memposting kesalahan kamu di media sosial dan bisa viral. Maka dari itu kamu harus dengan sigap menanggapi setiap keluhan yang kamu terima dari para pelanggan kamu.

6. Buat Varian Selain Opor Ayam

Setelah berhasil dalam bisnis opor ayam, berkembanglah dengan menambah varian baru seperti rendang, gudeg, atau sambal-sambalan. Usaha culinary box kini makin diminati oleh para konsumen karena alasan kepraktisan. Banyak orang dengan jadwal kerja yang padat tidak banyak memiliki waktu untuk memasak dirumah.

Penutup

Nah itulah tadi adalah pembahasan dari hargabelanja.com tentang bagaimana cara membuat opor ayam untuk jualan dan tips sukses usaha opor ayam. Semoga dengan membca artikel ini dapat membantu kamu ya dalam membangun sebuah bisnis yang sukses. Terimakasih telah berkunjung dan semoga sukses selalu!