Jurnal umum perusahaan dagang.| unsplash.com
Jurnal umum perusahaan dagang.| unsplash.com

Harga Belanja- Jurnal umum perusahaan dagang merupakan salah-satu catatan atau ilmu bidang akuntansi yang harus diterapkan oleh pelaku bisnis. Namun, pada umumnya jurnal ini biasa digunakan pada bisnis yang baru saja berjalan, dengan asumsi belum terlalu banyak aktivitas transaksi. Alasannya karena tidak perlu repot-repot mengelompokkan transaksi ke jurnal khusus dan akan jadi lebih baik jika mencatatnya pada satu jurnal. 

Sehingga tentu akan mempermudah catatan transaksi berulang seperti penjualan, pembelian, penerimaan, dan pengeluaran kas yang tidak terlalu banyak. Apalagi jika kamu masih terbilang baru dalam memahami atau mempelajari perhitungan akuntansi sebuah bisnis. 

Metode Membuat Jurnal Umum Perusahaan Dagang

Jurnal umum perusahaan dagang.| Unsplash.com
Jurnal umum perusahaan dagang.| Unsplash.com

Jurnal umum perusahaan dagang juga dapat diibaratkan sebagai pengendali keuangan dimana seluruh informasi mengenai perhitungan uang dapat diketahui secara pasti. Adapun pembahasan tentang metode dan cara pencatatan jurnal tersebut diantaranya sebagai berikut :

1. Jurnal Umum Perusahaan Dagang: Metode Periodik

Metode pertama yang bisa kamu gunakan sebagai cara mencatat jurnal umum dagang yaitu dengan periodik. Dimana kamu bisa mencatat keluar masuknya persediaan barang yang termasuk pada pembelian dan penjualan. Kemudian di akhir periode kamu harus melakukan stock opname atau pengecekan fisik.

2. Metode Perpetual

Untuk metode perpetual kamu perlu mencatat keluar masuknya persediaan barang yang termasuk ke dalam akun. Menggunakan metode ini kamu bisa langsung tahu persedian barang pada periode tersebut. Dengan begitu, stock opname hanya sebagai cara make sure untuk membalance-keun pada catatan atas jumlah persediaan yang ada di gudang.

 Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan Dagang 

Ada beberapa cara dalam pembuatan jurnal perusahaan yang bisa kamu buat. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan tata cara dalam pembuatan jenis jurnal tersebut.

1. Memahami Persamaan Akuntansi

Sebelum membuat jurnal umum kamu harus memastikan paham terlebih dulu tentang persamaan akuntansi. Pasalnya pemahaman ini penting untuk bisa membedakan bagaimana cara mencatat transaksi dalam jurnal dan akun mana yang harus digunakan hingga posisi debit-kredit berposisi benar. Artinya kamu juga akan bisa menjurnal dengan lebih cepat dan tepat.

Seperti persamaan dasar akuntansi berikut ini antara harta = utang + modal.

Apabila harta atau aset/aktiva bertambah maka berada di sisi debit, sementara jika berkurang pasti berada di sisi kredit. Bisa disederhanakan lagi menjadi penjualan notabenenya menjadi bagian dari penghitungan modal atau bertambah disisi kredit, sedangkan pembelian berada sebaliknya. Untuk mengetahui lebih banyak maka pelajari persamaan dasar akuntansi yang bisa kamu cari dari berbagai buku referensi.

2. Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan Dagang Dengan Mengumpulkan dan Mengidentifikasi Bukti Transaksi

Tahapan selanjutnya dalam langkah membuat jurnal maka kamu bisa  mengumpulkan bukti transaksi seperti invoice, nota, faktur, kuitansi, bukti memorial dan kas masuk atau keluar, cek, voucher, rekening koran bahkan bilyet giro. Setelah itu, identifikasi transaksi dengan mengingat yang dapat mengakibatkan perubahan posisi keuangan dalam catatan. 

Hal ini karena sebagai bukti kuat transaksi keuangan yang kamu lakukan tidak bisa dianggap fiktif. Dengan begitu tidak akan ada sangkalan yang dapat membuat keuangan terlihat menyusut atau bertambah secara tiba-tiba.

3. Mulai Pencatatan Jurnal Umum

Tahap terakhir dalam cara membuat jurnal umum yaitu mulai melakukan pencatatan. Kamu bisa mencatat transaksi yang sudah diidentifikasi ke dalam jurnal dengan menggunakan sistem pencatatan double-entry system. 

Maknanya setiap pencatatan transaksi yang dicatat akan memiliki dampak pada dua posisi keuangan (debit dan kredit) dalam jumlah yang sama. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan 2 metode pencatatan di atas untuk persediaan sesuai uraian pembahasan.

Dengan demikian itulah ulasan mengenai jurnal umum perusahaan dagang  yang memiliki sebagai fungsi historis, instruksi, mencatat, analisis dan informasi. Dimana fungsi tersebut tentunya memiliki makna yang saling berkaitan. Kamu juga bisa membaca informasi di rekomendasi.co dan temukan artikel yang kamu butuhkan.