cara membuat tape singkong

Hargabelanja.com – Halo sobat belanja! Pada artikel ini kami akan membahas tentang bagaimana cara membuat tape singkong anti gagal yang enak, manis dan lembut.

Tape singkong merupakan salah satu jajanan di Indonesia. Jajanan ini bisa dimakan langsung sebagai camilan atau juga dijadikan sebagai bahan untuk membuat kue dan makanan penutup.

Apa itu tape singkong?

Tape biasanya mengacu pada fermentasi makanan bertepung (mengandung glukosa) seperti ketan atau singkong. Orang Cina membuat arak beras menggunakan jenis ragi yang sama dengan yang kita gunakan untuk membuat tape singkong ini.

Tapai singkong dibuat dengan cara memfermentasi singkong yang sudah dimasak dengan menggunakan ragi beras. Prosesnya memakan waktu sekitar 4-5 hari, tergantung seberapa hangatnya. Semakin lama kamu memfermentasinya maka semakin kuat rasa alkoholnya. Jadi, karena kita tidak membuat wine, 4-5 hari sangat cocok untuk membuat tape singkong yang cocok sebagai snack atau untuk bahan baking dan topping dessert.

Apa yang dibutuhkan untuk membuat tape singkong?

1. Singkong

Pilih singkong dengan kualitas yang baik, berukuran besar, dan masih segar. Kualitas singkong tentu saja akan mempengaruhi hasil pembuatan tape.

2. Ragi

Perlu ragi khusus untuk melakukan fermentasi. Kamu tidak bisa menggunakan ragi biasa yang kamu gunakan untuk membuat roti atau bakpao. Kamu dapat dengan mudah mendapatkannya di toko bahan makanan. Ragi tape biasanya dalam bentuk kering dan berbentuk kepingan.

ragi-tape-singkong

Sumber: tokopedia.com

3. Daun pisang

Kamu dapat menggunakan wadah bersih apa saja dengan penutup yang rapat. Secara tradisional, orang-orang suka menggunakan daun pisang untuk membungkus singkong dan membiarkannya selama beberapa hari untuk fermentasi.

4. Tempat gelap

Tempat yang hangat akan mempercepat proses fermentasi. Suhu yang sempurna adalah 75-95 F (24-36 C). Mirip dengan membuat tempe dan yogurt , perlu suhu hangat yang nyaman, dan tidak terlalu panas atau ragi akan mati.

Kamu juga dapat menggunakan inkubator jika kamu memilikinya.

Cara Membuat Tape Singkong

1. Bersihkan singkong

Kupas singkong dengan hati-hati menggunakan pisau. Pilih singkong dengan kualitas yang baik. Setelah singkong dikupas, cuci kembali singkong menggunakan air mengalir hingga benar-benar bersih.

2. Potong-potong singkong

Potong singkong menjadi potongan-potongan kecil, jangan terlalu kecil. Kita menginginkan ukuran yang baik, sekitar 3 inci atau 5 cm. Kamu tidak perlu membuang akar keras di tengah singkong.

3. Masak singkong

Singkong untuk tape direbeus atau dikukus? Biasanya untuk membuat tape, singkong dimasak dengan cara dikukus. Namun kami sangat merekomendasikan merebusnya daripada mengukus. Mengapa? Dengan merebus singkong di dalam air, tape singkong akan jauh lebih lembab. Akan ada sedikit tambahan “jus manis” di akhir fermentasi. Cukup rebus dalam air sampai empuk tapi tidak lembek. Tiriskan air mendidih setelah itu.

4. Biarkan dingin

Setelah mendidih, gunakan sendok atau garpu bersih untuk memindahkannya ke nampan bersih dalam satu lapisan (jangan ditumpuk) agar benar-benar dingin, sekitar 1 jam atau lebih. Cobalah untuk tidak menyentuhnya dengan jari kamu lagi karena kita harus memastikan semuanya sebersih mungkin. Setelah benar-benar dingin, pindahkan ke dalam mangkuk besar untuk siap dicampur dengan ragi nantinya.

5. Hancurkan bola-bola ragi

Sambil menunggu singkong benar-benar dingin, giling bola ragi tape menjadi bubuk halus. Perbandingan ragi tape dengan singkong biasanya adalah 1 keping ragi untuk 1 Kg singkong. Namun ini tergantung pada merek dan ukuran ragi.

6. Campur ragi dengan singkong

Taburkan bubuk ragi ke seluruh singkong yang sudah di masak. Pastikan setiap bagian terlapisi dengan ragi. Kamu dapat menggunakan sendok untuk mengaduknya dalam mangkuk pencampur atau memakai sarung tangan dan mengaduknya.

7. Bungkus dengan daun pisang

Kamu bisa melapisi wadah dengan daun pisang besar yang sudah di bersihkan, cukup dilipat untuk menutupi singkong. Ibu bilang daun pisang membantu mempercepat proses fermentasi. Pindahkan singkong berlapis ragi ke dalam wadah. Kamu mungkin membutuhkan lebih dari satu wadah jika tidak cukup untuk menyimpan semuanya dalam satu wadah. Tutup dengan penutup yang rapat.

8. Fermentasikan tape singkong

Simpan pada tempat tertutup, jika memiliki inkubator itu jauh lebih baik. Singkong yang telah di beri ragi harus berada di tempat yang tertutup dan hangat. Suhunya harus nyaman agar ragi bisa berkembang dengan baik.

9. Periksa tape singkong pada hari ke dua

Butuh 4 hari untuk menyelesaikannya. Namun kamu harus memeriksanya setelah 48 jam dan tapai singkong sudah memiliki aroma manis dan tajam yang enak ketika kamu membuka tutupnya. Pada hari ke-4, potongan singkong harusnya benar-benar empuk dan dapat dengan mudah di haluskan.

10. Periksa pada hari ke tiga dan ke empat (lagi)

Kamu dapat menggigitnya sedikit untuk melihat apakah singkon sudah cukup manis dan lembut untuk kamu. Jika tidak, maka kamu dapat terus memfermentasinya untuk hari lain dan melakukan tes lagi. Hentikan fermentasi jika kamu sudah puas dengan rasanya.

11. Simpan di kulkas

Tapai singkong terasa paling enak saat kamu mendinginkannya di lemari es selama beberapa hari. Cukup simpan di lemari es. Perlu kamu ingat semakin lama kamu simpan, aromanya akan semakin kuat dan sebenarnya akan lebih manis juga.

Nah itulah tadi adalah pembahasan dari hargabelanja.com tentang bagaimana cara membuat tape singkong anti gagal yang enak, manis, dan lembut. Semoga artikel ini dapat membantu kamu ya dan semoga berhasil!

Baca ini juga:

Cara Membuat Linktree untuk Instagram

Cara Membuat Susu Kedelai