Karakteristik orang yang suka adu domba penting untuk diketahui. Hal ini karena mereka kerap merugikan yang dapat berdampak ke seluruh aspek kehidupan. Bahkan tidak jarang pula ia menciptakan keretakan antar pertemanan bahkan hubungan keluarga maupun pasangan.
Bahkan ia pun akan memihak orang yang sekiranya memiliki sesuatu yang dia mau. Selain itu, jika dimintai keterangan mengenai hal yang terjadi, dia seolah tidak bersalah atau lepas tangan. Tidak heran apabila mereka tidak akan pernah mengakui kesalahan, sekalipun ada bukti dia akan mencoba menghindar. Tentu orang seperti ini sangat menyebalkan, bukan?
Karakteristik Orang Yang Suka Adu Domba

Ada beberapa alasan yang menyebabkan orang tersebut senang adu domba. Meksipun, begitu hal ttersebut tidak bisa dibenarkan, bukan? Selain itu, orang yang suka adu domba biasanya memiliki beberapa karakteristik yang bisa kamu kenali. Sehingga kamu dapat menyikapi orang seperti itu dengan lebih hati-hati. Adapun untuk lebih jelasnya yuk simak ulasan berikut ini dengan seksama!
1. Senang Menciptakan Ketegangan Di Sekitarnya
Orang yang senang mengadu domba satu pihak dengan pihak lainnya adalah merek yang tidak akan segan untuk menciptakan ketegangan di antara orang sekitarnya. Misalnya, dia tidak suka dengan hubunganmu dan teman kerjamu yang lainnya. Sehingga ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat perpecahan di tim yang kamu bentuk.
Misalnya, ia akan mendengarkan keluh kesah kamu mengenai perlakuan atau keputusan yang diambil rekan kerjamu. Namun, disisi lain hal tersebut ia akan gunakan untuk menjatuhkan dirimu. Sehingga sewaktu-waktu hal tersebut akan diadukan kepada orang yang bersangkutan dan apa yang dibicarakan oleh rekanmu, akan dia adukan kepadamu.
Maka tidak mengherankan, apabila kamu tidak akan menyangka hal tersebut dilakukan oleh dia pasalnya dia amat terlihat baik dan simpati padamu. Selain itu, hal tersebut pun sengaja ia lakukan hanya untuk menimbulkan perpecahan antara kamu dan rekan kerjamu tersebut.
2. Karakteristik Orang Yang Suka Adu Domba Yaitu Memusuhi Orang Yang Tidak Memihaknya
Pasti kamu pasti pernah mendengar, bahwa ketika seseorang membenci satu orang pakai a pun akan menghasut orang lain untuk membenci orang tersebut. Bahkan kerap kali melemparkan tuduhan-tuduhan palsu yang sebenarnya kebenarannya pun samar. Sehingga secara tidak langsung sama saja ingin menjatuhkan orang yang ia targetkan.
Parahnya lagi, orang yang dia musuhi bukan hanya orang bersangkutan saja. Melainkan keluarga, teman, maupun orang sekitarnya yang dekat dengan orang yang dimusuhi tersebut. Ia pun tidak akan ragu untuk menebar kebohongan dan menjatuhkan orang-orang yang tidak berpihak kepadanya secara halus.
3. Melimpahkan Kesalahan Kepada Orang Lain
Orang yang suka adu domba pun tidak akan segan untuk menyalahkan segala sesuatu yang tidak berjalan lancar kepada orang lain. Meskipun hal tersebut dikarenakan kesalahan yang dia lakukan, ia pun susah untuk mengakui kesalahan yang ia lakukan.
Selain itu, dengan melakukan hal tersebut ia juga bertujuan untuk menciptakan keributan atau kebencian terhadap orang yang bersangkutan. Sehingga kamu pasti sering mendengarnya mengatakan, “ Coba aja kalau dia tidak melakukan itu, kita tidak akan kalah”. Bisa juga ia bilang, “ Semua itu karena dia, sehingga kita seperti ini” maupun kata-kata yang lainnya yang memojokan. Dengan begitu, maka tidak mengherankan beberapa orang kadang-kadang terpengaruh oleh ucapannya tersebut.
4. Reaksi Yang Berlebihan
Ketika seseorang menceritakan mengenai kejelekan orang lain, bisa saja dia akan meresponnya dengan berlebihan. Misalnya, kamu bercerita kepadanya mengenai kejelekan temanmu, maka dia akan memvalidasi hal tersebut bahkan terkesan melebih-lebihkan dan memprovokasi kamu untuk membencinya.
Terutama kepada orang yang ia benci, ia akan senang sekali melebih-lebihkan sesuatu terkesan buruk. Sehingga menimbulkan konflik diantara kamu maupun temanmu tersebut. Sehingga ketika kamu ingin bercerita sebaiknya untuk memilih orang yang tepat, bukan malah memprovokasi untuk membenci orang lain.
Cara Terhindar Dari Sifat Adu Domba
Apabila kamu merasa beberapa karakteristik ada dalam dirimu dan kamu ingin menghindari sifat adu domba ini, maka cobalah untuk melakukan beberapa cara dibawah ini. Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja, maka tentu dampa adu domba ini dapat merugikan dirimu sendiri nantinya!
1. Terima Diri Sendiri Seutuhnya
Alasan orang suka adu domba adalah karena iri atau menginginkan suatu hal yang tidak dimilikinya. Bahkan ada keinginan untuk merebut maupun menghancurkan kehidupan orang tersebut dengan berbagai cara. Salah satu pembentuk rasa iri yang sering terjadi karena orang tersebut menerima dirinya sendiri.
Baik kelebihan, kekurangan, apa yang dimilikinya, dan lain sebagainya, apanya, jika orang tersebut sudah menerima dirinya secara penuh, maka ia tidak akan merasa tidak senang atas keberhasilan orang lain. Ia menyadari setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri. Selain itu, ia pun akan sangat menghargai apa yang ia miliki sekarang, sehingga lebih tentram. Tentu orang seperti ini akan terhindar dari sifat adu domba, bukan?
2. Memiliki Prasangka Yang Baik
Hal ini tidak langsung mengidentifikasi kamu menjadi orang yang naif. Kemudian tidak lebih hati-hati karena menganggap semua orang memiliki niatan yang baik. Namun, ia tahu kapan harus berpikir positif atau memiliki prasangka baik dan kapan harus hati-hati. Terutama jika dalam keadaan yang berbahaya.
Dengan memiliki prasangka yang baik, kamu pun akan lebih merasa tenang dan meminimalisir kekhawatiran yang kamu miliki. Sehingga kamu dapat terhindar dari hal yang akan memicu perselisihan sehingga akan membuat kamu mengadu domba satu pihak dengan pihak lain. Supaya pihak yang kamu benci, dibenci pula oleh orang lain.
Misalnya, ketika kamu melihat rekan kerja yang sedang bisik-bisik saat melihatmu, maka berprasangkalah bahwa mereka sedang mengobrolkan sesuatu yang sangat privasi. Tentunya, yang sedang dibahas belum tentu kamu. Apabila kamu tetap penasaran daripada dipendam, sebaiknya kamu tanyakan saja langsung pada orangnya. Mengapa mereka bisik-bisik ketika kamu lewat tadi.
3. Membatasi Berinteraksi Dengan Pembohong
Kamu pasti sudah sering mendengar bahwa pertemanan akan mempengaruhi kehidupan seseorang, bukan? Biak dari tingkah laku, sudut pandang, dan lain sebagianya? Nah, hal tersebut pun berlaku ketika kita sering berinteraksi dengan orang yang suka bohong. Sehingga lama-kelamaan hal tersebut merupakan sebuah kebiasaan.
Bahkan jika terlalu sering melakukan, hal tersebut bukan sesuatu yang salah. Maka melakukan hal-hal yang diinginkan dengan kebohongan itu sah-sah saja. Tentu hal tersebut tidaklah baik, bukan? Bahkan tidak segan untuk mengadu domba orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
4. Analisa Informasi Yang Diterima
Usahakan ketika menerima informasi jangan ditelan mentah-mentah. Bisakan untuk menganalisa nya terlebih dahulu. Pasalnya, berita tersebut belum teruji kebenarannya, terutama informasi mengenai keburukan orang lain yang kita terima. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk mengendalikan dirimu. Sehingga tidak merespon sesuatu yang berlebihan.
Bahkan larut dalam informasi yang kamu terima tersebut padahal itu belum tentu benar. Maka cobalah untuk mendengar informasi tidak hanya dari satu pihak saja. Misalnya salah seorang berbicara kepadamu bahwa ada rekan kerjamu mengatakan kamu tidak bertanggung jawab kepada tugas yang diberikan. Maka cobalah untuk menanyakan langsung kepada orangnya dan kepada orang-orang yang mendengar informasi tersebut secara langsung.
Contoh Sifat Adu Domba
Untuk lebih jelasnya lagi dalam memahami informasi orang yang suka adu domba, maka kamu perlu memperhatikan contoh dibawah ini. Sehingga kamu tidak akan bingung lagi seperti apa orang yang memiliki karakter seperti ini.
1. Pertemanan
Dalam menjalin pertemanan, tentu tidak terlepas dari konflik, bukan? Sehingga wajar apabila terjadinya konflik dalam pertemananmu. Namun, berbeda cerita apabila konflik tersebut disebabkan oleh orang yang suka adu domba. Maka kamu perlu waspada terhadap orang-orang seperti ini.
Contohnya, kamu memiliki sahabat bernama Andi, Niko, dan Dinda. Nah, Dina tidak menyukai kamu dekat Andi sehingga ia akan menghasut Niko maupun Niko untuk membenci dirimu. Baik dengan menceritakan aib-aib kamu kepada mereka. Tentu hal tersebut tidak akan dilakukannya hanya sekali saja, Melainkan akan dilakukan oleh temanmu tersebut berkali-kali sampai tujuannya tercapai.
Adapun untuk contoh lainnya adalah ketika kamu memiliki seorang teman dekat. Namun, dia sering membocorkan rahasia kamu kepada orang lain dengan alasan tidak sengaja maupun alasan lainnya. Tentunya hal tersebut pun sering dilakukan kepadamu. Bahkan ketika meminta maaf pun dia terkesan tidak tulus kepadamu.
2. Pekerjaan
Dalam pekerjaan ternyata orang yang suka adu domba pun akan selalu ada. Bahkan hal tersebut jarang disadari oleh beberapa orang. Tentu hal tersebut akan menghambat pekerjaan dapat diselesaikan dengan maksimal. Pasalnya, orang yang terlibat adalah rekan tim atau satu pekerjaan. Dimana ketika hubungan secara personal terganggu maka hal tersebut pun akan menghambat komunikasi dalam menyelesaikan pekerjaan.
Contohnya, hampir semua rekan menyukaimu dan selalu makan bersama. Dimana hal tersebut menimbulkan kecemburuan sosial kepada salah satu rekan di tim. Sehingga ia pun kerap tampil sesempurna mungkin hanya untuk disukai oleh rekan-rekanmu. Bahkan keadaan dia sengaja mendekatimu dan menceritakan hal-hal yang menyedihkan dan berbohong. Tentu hal tersebut pun dilakukan pula kepada teman-temanmu yang lain.
Namun, lama kelamaan ia akan menyampaikan informasi tentang dirimu kepada rekan yang lain. Bahkan informasi tersebut bersifat bohong. Dimana ia akan menjelek-jelekan kamu di depan rekan kerja dan dia akan menjelek-jelekan rekan kerja di depan kamu. Tentu hal tersebut akan menimbulkan konflik yang disebabkan oleh adu domba oleh salah seorang rekan tim mu.
3. Kehidupan Sehari-Hari
Adapun contoh adu domba yang kerap dilakukan dalam kehidupan sehari-hari biasanya menyangkut tetangga, rekan arisan, dan lain sebagianya. Contohnya, ketika kumpul dengan tetangga lainnya. Ia tidak segan untuk membicarakan keburukanmu kepada mereka. Bisa juga sampai menyebarkan fitnah yang tidak mendasar. Tentu hal tersebut akan membuat orang-orang mempercayai hal tersebut jika sering dikatakan.
Namun, bisa jadi ada beberapa orang yang tidak akan terpengaruh dan sebagian lainnya berhasil dipengaruhi. Maka cara terbaik untuk mengatasi orang yang suka adu domba tersebut adalah diamkan dan cobalah untuk mengobrol atau mengambil tindakan secara hukum kepada orang tersebut. Apabila dirasa kerugian yang kamu alami cukup banyak dan tidak bisa ditoleransi lagi.
Karakteristik orang yang suka adu domba adalah sering menyalahkan orang lain, senang menciptakan konflik, dan lain sebagianya. Selain itu, kamu bisa mengikuti langkah-langkah diatasi untuk terhindar dari sifat yang merugikan satu ini. Sementara itu, untuk menghadapi orang yang suka adu domba kamu bisa tetap bersikap tenang dan tidak curhat mengenai apapun kepadanya. Kamu pun dapat membaca infromasi menarik lainnya di website rekomendasi

