Contoh Soal Jajar Genjang

Diantara ragam jenis bangun datar, jajar genjang termasuk salah satu yang bentuknya menarik. Itu karena jajar genjang memiliki dua sisi yang berbentuk miring. Mari kenali lebih jauh bangun datar yang satu ini melalui contoh soal jajar genjang berikut.

Contoh Soal Jajar Genjang dan Pembahasannya

Contoh Soal Jajar Genjang 1

Terdapat susunan persegi panjang dan 2 segitiga siku-siku yang membentuk sebuah jajar genjang ABCD seperti gambar berikut.

contoh soal jajar genjang

Jika panjang sisi miring segitiga adalah 5 cm dan alasnya adalah 3 cm, kemudian panjang persegi panjang adalah 5 cm maka berapakah luas jajar genjang tersebut?

Pembahasan

Kamu dapat menghitung luas jajar genjang dengan menggunakan rumus berikut.

L = a x t

Pada soal di atas, alas jajar genjang adalah panjang alas segitiga + panjang persegi panjang sehingga:

a = 3 cm + 5 cm

a = 8 cm

Adapun, tinggi jajar genjang sama dengan tinggi segitiga. Untuk mencari nilainya maka kamu bisa menggunakan konsep Pythagoras seperti berikut .

Misalkan tinggi segitiga = x

pythagoras dalam artikel contoh soal jajar genjang

x = √(25 – 9)

x = √16 = 4 cm

Karena tinggi segitiga = tinggi jajar genjang, maka kamu dapat menuliskan bahwa tinggi jajar genjang = 4 cm.

Selanjutnya, hitung luas jajar genjang menggunakan rumus berikut.

L = a x t

Masukkan nilainya:

L = 8 cm x 4 cm

L = 32 cm^2

Jadi, luas jajar genjang tersebut adalah 32 cm persegi.

Contoh Soal Jajar Genjang 2

Jika trapesium memiliki panjang sisi seperti pada gambar berikut, maka berapakah kelilingnya?

contoh soal jajar genjang

Pembahasan

Untuk menghitung keliling, kamu hanya perlu menjumlahkan semua sisi trapesium tersebut.

K = AB + BC + CD + DA

Perhatikan bahwa panjang AB = CD, lalu panjang BC = DA. Sementara, AB = 5 cm + 3 cm maka:

K = (5 cm + 3 cm) + 5 cm  + (5 cm + 3 cm) + 5 cm

K = 8 cm + 5 cm + 8 cm + 5 cm = 26 cm

Jadi, keliling jajar genjang tersebut adalah 26 cm.

Contoh Soal Jajar Genjang 3

Bu Guru menggambar jajar genjang di papan tulis, lalu memberikan nilai luas = 120 cm persegi. Kemudian, Bu Guru meminta seorang siswa mengukur panjang alasnya menggunakan penggaris. Jika siswa memperoleh panjang alas = 15 cm, maka berapakah tinggi jajar genjang tersebut?

Pembahasan

Pada soal diketahui luas jajar genjang dan panjang alas. Maka untuk mengetahui tinggi jajar genjang kamu dapat menggunakan rumus luas berikut.

L = a x t

Masukkan nilainya seperti yang tertera di soal.

120 cm^2 = 15 cm x t

120 cm^2 : 15 cm = t

8 cm = t

Jadi, tinggi jajar genjang tersebut adalah 8 cm.

Contoh Soal Jajar Genjang 4

Suatu hari Baki melukis dinding kamarnya dan menggambar pola berbentuk jajar genjang. Kemudian Baki ingin memberi warna pada pola tersebut menggunakan cat berwarna hijau. Jika panjang jajar genjang adalah 5 meter dan tingginya 2 meter maka berapakah luas area yang harus dicat oleh Baki?

Pembahasan

Seperti yang tertera di soal bahwa panjang jajar genjang adalah 5 meter dan tingginya adalah 2 meter. Maka, untuk mencari luas area yang harus dicat, kamu perlu menghitung luas jajar genjang tersebut. Itu karena luas area = luas jajar genjang. Berikut caranya.

L = a x t
L = 5 m x 2 m = 10 m^2

Maka, luas area yang harus dicat oleh Baki adalah 10 meter persegi.

Yeay, kamu berhasil menyelesaikan contoh soal jajar genjang terakhir. Bagaimana, apakah 4 soal di atas cukup mudah untuk kamu? Jika iya, mari lanjutkan ke contoh soal trapesium dan belah ketupat. Let’s go.

Jangan sedih bila kamu belum dapat menjawab soal-soal jajar genjang dengan benar. Teruslah belajar dan berlatih soal, Insya Allah kamu pun bisa menjawab soal-soal di atas dengan tepat. Yuk latihan lagi, mulai dari nomor 1 ya!

Tifani Mifta

A versatile SEO Copywriter who loves to share valuable information related to business, education, tips, and SEO.