contoh soal belah ketupat

Belah ketupat merupakan salah satu bangun datar yang memiliki nama unik. Selain itu, belah ketupat juga memiliki ciri yang khas, yakni bangun datar ini memiliki 2 buah diagonal yang bisa berbeda ukuran. Padahal, panjang sisi belah ketupat selalu sama lho. Bagaimana menghitung luas dan keliling belah ketupat? Jangan khawatir, sekarang kamu akan mempelajarinya melalui contoh soal belah ketupat berikut.

Contoh Soal Belah Ketupat dan Pembahasannya

Contoh Soal Belah Ketupat 1

Sebuah belah ketupat memiliki panjang sisi 5 cm, maka berapakah keliling belah ketupat tersebut?

Pembahasan

Untuk menghitung keliling belah ketupat maka kamu perlu menjumlahkan semua sisinya seperti berikut.

K = 4s

Sekarang masukkan nilainya maka:

K = 4 x 5 cm

K = 20 cm

Jadi, keliling belah ketupat adalah 20 cm.

Contoh Soal Belah Ketupat 2

Suatu belah ketupat memiliki diagonal 1 = 5 cm dan diagonal 2 = 6 cm, maka berapakah luas dari belah ketupat tersebut?

Pembahasan

Untuk menghitung luas belah ketupat maka kamu bisa menggunakan rumus berikut.

L = d1 x d2 : 2

Seperti yang tertera di soal, d1 = 5 cm dan d2 = 6 cm maka:

L = 5 x 6 : 2

L = 30 : 2 = 15 cm^2

Jadi, luas belah ketupat tersebut adalah 15 cm persegi.

Contoh Soal Belah Ketupat 3

Di kamar Starla terdapat ornamen dinding yang berbentuk bela ketupat. Jika panjang diagonalnya masing-masing adalah 22 cm dan 18 cm maka berapakah luas ornamen dinding tersebut?

Pembahasan

Untuk menjawab soal ini, kamu bisa menggunakan cara yang sama seperti soal nomor 2. Berikut langkahnya.

L = d1 x d2 : 2

Masukkan nilainya:

L = 22 x 18 : 2

L = 198 cm^2

Jadi, luas ornamen belah ketupat tersebut adalah 198 cm persegi.

Contoh Soal Belah Ketupat 4

ABCD adalah suatu jajar genjang. Jika AD = 9x – 15 cm dan AB = 5x + 9 cm, maka berapakah nilai x agar ABCD menjadi belah ketupat?

Pembahasan

Untuk menjawab soal ini maka kamu bisa ikuti langkah berikut.

Perhatikan bahwa AD = 9x – 15 cm kemudian AB = 5x + 9 cm maka agar ABCD menjadi belah ketupat seluruh panjang sisi harus sama. Maka dari itu, buatlah AB = AD.

AB = AD

5x + 9 = 9x – 15

9 + 15 = 9x – 5x

24 = 4x

24 : 4 = x

6 = x

Jadi, agar ABCD menjadi belah ketupat maka x harus bernilai 6. Untuk mengecek apakah x = 6 dapat memenuhi AB = AD, maka kamu bisa masukkan nilai x = 6 ke persamaan AD = 9x – 15 dan AB = 5x + 9.

AD = 9x – 15

AD = 9 (6) – 15 = 54 – 15 = 39 cm

AB = 5x + 9

AB = 5 (6) + 9 = 30 + 9 = 39 cm

Hasilnya terbukti bahwa AB = AD bila x = 6.

Contoh Soal Belah Ketupat 5

Meneruskan soal nomor 4, berapakah keliling dan luas belah ketupat tersebut?

Pembahasan

Kamu sudah memperoleh bahwa nilai x = 6, kemudian AB dan AD = 39 cm. Jadi, keliling belah ketupat ABCD adalah:

K = 4 x 39

K = 156 cm

Kemudian, luas belah ketupat ABCD tersebut adalah:

L = d1 x d2 : 2

Karena diagonal belum diketahui, maka kamu harus mencari nilai diagonal melalui cara berikut.

d = √(39^2 + 39^2)

d = √(1.521 + 1.521)

Maka,

d = √(3.042)

d = 39√2 cm

Sekarang kamu bisa menghitung luas belah ketupat ABCD sebagai berikut.

L = d1 x d2 : 2

L = 39√2 x 39√2 : 2 = 1.521 cm^2

Jadi, keliling belah ketupat adalah 156 cm dan luas belah ketupat adalah 1.521 cm persegi.

Itulah beberapa contoh soal belah ketupat dan pembahasannya. Mengerjakan soal-soal di atas bisa membantu kamu untuk lebih tangkas dalam menyelesaikan soal-soal yang kamu temui di sekolah, terutama yang berkaitan dengan bangun datar belah ketupat.

Selanjutnya kamu bisa berlatih soal trapesium dan jajar genjang agar pemahaman semakin mantap. Yuk meluncur dan kerjakan soal-soalnya!

Tifani Mifta

A versatile SEO Copywriter who loves to share valuable information related to business, education, tips, and SEO.

Tags: