Gambar dalam artikel Apa itu Alergi Makanan dan Sensitivitas Makanan? hargabelanja.com
(Source: Freepik)

Pernahkah Anda mengalami gatal atau kembung setelah mengonsumsi makanan tertentu? Keduanya merupakan gejala alergi makanan dan sensitivitas makanan lho. Apa itu alergi makanan dan sensitivitas makanan? Yuk cari tahu!

Alergi sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan penyebabnya. Ada alergi makanan, alergi kulit, alergi debu, alergi obat, dan sebagainya.

Dilansir Kompas.id, alergi merupakan penyakit atau gejala yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh keliru mengidentifikasi zat yang sebenarnya tidak berbahaya sebagai bahan berbahaya.

Pemicu alergi dikenal dengan istilah alergen. Anda pernah menjumpai istilah ini di sejumlah kemasan produk makanan atau minuman yang Anda beli?

Diperkirakan alergi diderita oleh 30 persen populasi dunia. Prevalensi alergi dan asma sendiri kian meningkat di berbagai negara di dunia, terutama negara maju.

Apa itu Alergi Makanan dan Sensitivitas Makanan?

Gambar dalam artikel Apa itu Alergi Makanan dan Sensitivitas Makanan? hargabelanja.com
(Source: Freepik)

Alergi Makanan

Alergi makanan adalah suatu alergi yang dipicu oleh sistem kekebalan tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Baca Ini Juga  Coba Menu Sarapan Simple Ini Yuk!

Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh salah mengidentifikasi protein atau kandungan lain dalam makanan tersebut.

Sistem kekebalan tubuh menganggapnya sebagai zat berbahaya, padahal sebetulnya tidak berbahaya.

Beberapa contoh makanan yang biasanya memicu alergi bagi sebagian orang adalah susu, kacang, ikan, kerang, dan telur.

Alergi makanan seringkali tertukar dengan sensitivitas makanan atau dikenal pula dengan istilah intoleransi makanan. Apa itu sensitivitas makanan?

Sensitivitas Makanan

Sensitivitas makanan merujuk pada reaksi seseorang terhadap jenis makanan tertentu akibat kekurangan dalam sistem pencernaannya.

Biasanya gejalanya timbul setelah beberapa jam atau hari kemudian.

Reaksinya cenderung dipicu oleh sistem pencernaan, bukan sistem kekebalan tubuh sebagaimana pada alergi makanan.

Dengan kata lain, sensitivitas makanan merupakan kondisi saat sistem pencernaan sulit atau tidak mampu memecah suatu zat yang terkandung dalam makanan tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki intoleransi laktosa berarti sistem pencernaan Anda tidak dapat memecah laktosa atau gula yang terdapat dalam produk susu.

Agar lebih jelas, simak perbedaan alergi makanan dan sensitivitas makanan berikut ini.

Baca Ini Juga  12 Contoh Soal Bilangan Oksidasi dan Jawaban Lengkap

Perbedaan Alergi Makanan dan Sensitivitas Makanan

Ada beberapa perbedaan alergi makanan dan sensitivitas makanan yang bisa Anda kenali.

Pada alergi makanan, reaksi tubuh disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh.

Sementara, pada sensitivitas makanan reaksi tubuh disebabkan oleh kekurangan (terkait kemampuan) dalam sistem pencernaan.

Adapun, gejala alergi makanan biasanya berupa gatal, pusing, bengkak, dan anafilaksis (suatu gejala parah yang dapat membahayakan nyawa).

Sementara, gejala sensitivitas makanan pada umumnya adalah diare, kembung, kram, sembelit dan mual.

Selain itu, gejala alergi makanan biasanya langsung terlihat secara instan dalam bentuk ruam kulit, bengkak, dan sebagainya.

Sementara, gejala sensitivitas makanan biasanya tidak langsung tampak, melainkan membutuhkan selang waktu beberapa jam atau hari kemudian.

Bagaimana, Anda sudah bisa membedakan alergi makanan dan sensitivitas makanan? Lantas, bagaimana mengatasi alergi makanan dan sensitivitas makanan?

Cara Mengatasi Alergi Makanan dan Sensitivitas Makanan

Ada beberapa cara untuk mengatasi alergi makanan dan sensitivitas makanan. Berikut diantaranya:

Cara Mengatasi Alergi Makanan

  • Mengonsumsi obat antihistamin atau vasokonstriktor.
  • Hindari atau kurangi konsumsi makanan yang memicu alergi pada tubuh.
  • Baca label atau informasi ingredients makanan sebelum mengonsumsi atau mengolahnya.
  • Cuci peralatan makanan dengan hati-hati.
Baca Ini Juga  Pengertian & Contoh Soal Energi Potensial, Kinetik, Mekanik

Cara Mengatasi Sensitivitas Makanan

  • Hindari atau kurangi konsumsi makanan yang memicu intoleransi.
  • Baca label atau informasi ingredients makanan sebelum mengonsumsi atau mengolahnya
  • Konsumsi suplemen enzim pencernaan sesuai resep dokter.

Itulah pembahasan mengenai apa itu alergi makanan dan sensitivitas makanan lengkap dengan cara mengatasinya. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat!

Tifani Mifta

A versatile SEO Copywriter who loves to share valuable information related to business, education, tips, and SEO.

Bagikan: