Anda sudah tahu kunci keberhasilan bisnis, bukan? Sekarang waktunya mengetahui faktor-faktor penghambatnya.
Mengetahui faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan bisnis adalah hal yang penting. Itu karena hal ini dapat membantu Anda dalam menyusun strategi atau cara meminimalkan resiko bisnis. Yuk cari tahu selengkapnya dalam artikel ini!
Faktor-Faktor yang Tidak Mendukung Kesuksesan Bisnis Adalah Berikut Ini!

Suatu bisnis bisa dikatakan sukses apabila bisnis tersebut mengalami peningkatan dari keadaan sebelumnya. Untuk mencapai hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Diperlukan doa, usaha dan proses yang luar biasa.
Selain kunci keberhasilan bisnis, penting juga untuk mengetahui beberapa faktor-faktor yang tidak mendukung keberhasilan bisnis agar Anda dapat menghindarinya. Berikut diantaranya:
- Ketergantungan
- Tidak berkemampuan
- Kelalaian
- Ketidakdisiplinan
- Persaingan ketat
Agar lebih jelas, mari simak pembahasan berikut.
1) Ketergantungan
Ketergantungan disini maksudnya sangat membutuhkan bantuan luar. Tanpa memperoleh bantuan tersebut, maka bisnis pun tidak berjalan atau rentan mengalami kolaps. Ini berarti bisnis tersebut mengalami ketergantungan.
Contohnya, suatu industri rumah tangga hanya bisa menghasilkan aneka kue kering apabila mendapat suplai bahan baku dari pemasok X. Maka, apabila tidak mendapat bahan baku dari pemasok X, maka mereka tidak bisa memproduksi kue kering.
Inilah contoh bahwa industri rumah tangga tersebut menghadapi salah satu faktor penghambat keberhasilan bisnis, yakni ketergantungan.
2) Tidak Berkemampuan
Tidak berkemampuan disini maksudnya adalah pelaku usaha (pengusaha) sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk menunjang kegiatan bisnisnya.
Adapun, beberapa skill yang sebaiknya dimiliki seorang pelaku usaha adalah kemampuan manajemen keuangan, menyusun strategi marketing, melakukan competitor analysis, dan sebagainya.
Apabila pengusaha tidak memiliki kemampuan bisnis sama sekali, maka kecil kemungkinannya usaha yang ia jalankan dapat bertahan lama. Biasanya hal ini kerap terjadi pada pemula yang membuka usaha hanya bermodal nekat dan uang (modal).
Ia sebenarnya belum membangun skill bisnisnya, tetapi ia nekat membuka usaha hanya karena ia punya dana yang cukup untuk memulai bisnis tersebut. Padahal, bisnis tidak hanya memerlukan modal, melainkan juga skill berbisnis yang cukup.
3) Kelalaian
Selain dua hal di atas, faktor-faktor yang tidak mendukung bisnis adalah kelalaian. Maksudnya dalam menjalankan bisnisnya, pelaku usaha lalai atau melakukan kesalahan yang kemudian merugikan konsumen atau usahanya sendiri.
Contohnya bisnis laundry X yang keliru mengembalikan pakaian pelanggan atau tanpa sengaja merusak pakaian pelanggan. Bisnis rumah makan Z yang tanpa sadar memasukkan bahan yang sudah kadaluarsa ke dalam hidangan pelanggan sehingga pelanggan merasa sakit.
4) Ketidakdisiplinan
Termasuk dalam faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan bisnis adalah ketidakdisiplinan. Dalam hal ini, maksudnya adalah keteraturan dalam menjalankan usaha.
Contoh penerapan disiplin itu adalah selalu mengikuti aturan. Misalnya, sebuah rumah makan Padang di daerah Yogyakarta memiliki jadwal buka pukul 07.00 – 21.00 WIB setiap hari. Maka, pemilik bisnis berikut seluruh stafnya perlu melaksanakan aturan tersebut secara disiplin.
Yakinkan bahwa usaha mereka ini sudah buka dan beroperasi pada pukul 7 pagi hingga 9 malam setiap hari. Jangan berubah-ubah, kadang buka sesuai jadwal, kadang tidak.
5) Persaingan Ketat
Selain itu, termasuk dalam faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan bisnis adalah persaingan ketat. Suatu bisnis cenderung sulit berkembang apabila “berdiri” di tengah-tengah lingkungan yang super kompetitif.
Persaingan ketat menuntut setiap pelaku usaha untuk meningkatkan daya saingnya terus menerus, melahirkan inovasi, serta menanggapi kebutuhan pasar dengan sebaik mungkin.
Tak hanya itu, dalam sebuah jurnal juga disebutkan bahwa suatu perusahaan / bisnis juga perlu mempunyai pemasaran yang kuat agar dapat bersaing dalam persaingan yang ketat.
Dengan kata lain, persaingan yang ketat memberi tekanan lebih pada bisnis. Tantangan yang dihadapi perusahaan dalam lingkungan yang sangat kompetitif cenderung lebih berat dibandingkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam lingkungan kompetisi rendah.
Itulah beberapa faktor-faktor penghambat keberhasilan bisnis. Mengetahui faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan bisnis adalah hal yang penting karena dapat membantu Anda menyusun perencanaan bisnis yang matang.
Agar usaha sukses, sebelum memulai sebaiknya Anda melakukan studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apakah usaha tersebut laik dijalankan atau tidak.
Dengan begitu, Anda bisa menghitung resiko sekaligus merancang strategi / cara meminimalisirnya. Ketika bisnis benar-benar dijalankan pun, Anda sudah lebih siap untuk menghadapi tantangan yang ada.
Mempelajari kunci keberhasilan bisnis dan cara memaksimalkannya juga penting. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengembangkan bisnis / usaha agar tumbuh lebih pesat.
Faktor Lain yang Menghambat Perkembangan Bisnis
Ada beberapa faktor lain yang perlu Anda waspadai jika ingin membangun usaha yang berhasil. Beberapa diantaranya adalah:
A) Tidak Memiliki Visi Misi
Seperti yang diketahui, visi misi termasuk salah satu kunci keberhasilan bisnis. Oleh karena itu, tidak memiliki visi misi dapat menghambat perkembangan usaha.
Dalam menyusun visi misi, sebaiknya pelaku usaha mengetahui dulu kemana arah bisnisnya. Setelah itu, buatlah visi misi yang jelas dan sesuai dengan tujuan bisnis.
Mengutip mindtools.com, merancang visi misi bisnis bisa dimulai dari mengenali nilai lebih / keunggulan / Unique Selling Point (USP) bisnis terlebih dulu. Kemudian, Anda hanya perlu menggabungkannya dengan tujuan atau indikator tercapainya tujuan bisnis.
B) Sama Sekali Tidak Kompeten Dalam Bidang Usaha yang Dijalani
Tidak kompeten sama sekali dalam bidang usaha yang dijalani juga merupakan salah satu faktor penghambat kemajuan bisnis.
Memulai sebuah bisnis perlu didasarkan pengetahuan yang cukup terkait bidang tersebut serta keinginan untuk terus belajar. Caranya bisa dengan diskusi dengan pengusaha lain, membaca artikel seputar bisnis di Hargabelanja.com, mengikuti pelatihan, dan lain sebagainya.
Misalnya bila Anda memiliki usaha yang bergerak di bidang produk kecantikan, maka sebaiknya Anda sering berdiskusi dengan pengusaha di bidang yang sama.
Selain itu, sangat baik apabila Anda juga banyak membaca artikel seputar kosmetika dan mengikuti pelatihan membuat produk kosmetik jika dirasa perlu.
C) Terlalu Takut Mengambil Resiko
Memang menjalani bisnis tidak cukup dengan modal nekat saja. Tetapi disisi lain, terlalu takut mengambil resiko juga tidak baik. Ada kalanya Anda harus berani mengambil keputusan yang memiliki resiko cukup besar.
Berani mengambil resiko justru merupakan ciri-ciri yang biasanya dimiliki oleh pengusaha sukses. Sebenarnya pun, setiap pelaku usaha sudah menerapkan hal ini ketika mereka memilih berwirausaha dan menanggalkan pekerjaan tetap mereka.
Tetapi, mengambil resiko tidak terbatas pada keberanian untuk bertransformasi saja, melainkan juga keberanian untuk mengambil keputusan penting dalam bisnis.
Itulah faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan dan menghambat perkembangan bisnis. Memahami faktor-faktor yang tidak mendukung kesuksesan bisnis adalah hal yang penting karena hal ini bisa membantu Anda dalam menyusun strategi yang lebih matang.
Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke media sosial ya!

