Ada banyak manfaat makan buah yang menarik untuk diketahui, salah satunya adalah mengurangi stress. Selain itu, makan buah juga turut membantu menurunkan tekanan darah dan beberapa resiko penyakit lainnya. Bahkan, makan buah juga baik untuk menurunkan berat badan lho. Jadi, Anda sebaiknya membiasakan diri untuk makan buah secara teratur mulai sekarang.
Manfaat Makan Buah untuk Kesehatan

Membersihkan Darah
Salah satu manfaat makan buah ialah dapat memaksimalkan proses pembersihan darah kotor. Memang, cara yang efektif untuk hal ini adalah minum air putih yang cukup. Tetapi, konsumsi buah secara teratur dan tidak berlebihan juga dapat membantu proses pembersihan tersebut.
Salah satu buah yang dapat membersihkan darah adalah mangga. Buah ini membantu menjaga darah tetap bersih. Selain itu, mangga juga dapat berperan sebagai desinfektan. Jika rutin mengonsumsi mangga, maka masalah bau badan pun berkurang.
Buah lainnya yang diketahui dapat membersihkan darah adalah delima. Hal ini sebagaimana yang disampaikan dr. Zaidul Akbar melalui sebuah artikel. Buah berwarna merah magenta ini dikenal sebagai blood cleanser yang baik. Agar manfaatnya maksimal, dr. Zaidul Akbar menganjurkan buah ini dimakan bersama dengan bijinya.
Mengurangi Bau Badan
Manfaat makan buah selanjutnya adalah mengurangi bau badan. Seperti yang Anda ketahui, keringat manusia sebenarnya tidak berbau. Namun, adanya bakteri pada permukaan tubuh yang memicu bau tak sedap muncul.
Sumber bau tersebut umumnya berada di ketiak, yakni bagian lipatan tubuh yang punya banyak rambut. Dengan rutin mengonsumsi buah maka Anda dapat mengurangi masalah bau badan.
Salah satu buah yang baik untuk Anda konsumsi adalah jeruk. Buah ini mengandung asam yang dapat membilas tubuh secara alami sekaligus mengurangi senyawa penyebab bau badan.
Anda bisa memakannya secara langsung ataupun dikombinasikan dengan buah lain. Selain jeruk, ada pula buah penghilang bau badan lainnya yang bisa Anda konsumsi. Tetapi ingat, jangan mengonsumsinya secara berlebihan ya.
Mencukupi Kebutuhan Vitamin, Mineral dan Gizi
Buah bantu mencukupi kebutuhan nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh. Beberapa jenis buah bahkan menyediakan vitamin A yang cukup tinggi.
Biasanya buah yang kaya dengan vitamin A memiliki warna kuning, merah atau oranye cerah berbentuk karetonoid. Contohnya seperti pepaya, melon, jambu klutuk dan sebagainya.
Ada pula beberapa jenis buah yang mengandung banyak vitamin B. Contohnya seperti alpukat, pisang dan sebagainya. Vitamin B berperan dalam memperbaiki jaringan, aliran darah yang sehat dan menghasilkan energi serta karbohidrat.
Adapun, buah-buahan yang kaya vitamin C contohnya seperti jeruk, limau, lemon, buah beri, kiwi dan lain sebagainya. Vitamin C berfungsi mencegah infeksi, menjaga kesehatan tulang, gusi dan gigi. Selain itu, vitamin C membantu proses penyerapan mineral seperti zat besi.
Selain vitamin, buah-buahan juga mengandung beragam mineral dan gizi. Beberapa jenis mineral yang banyak terdapat pada buah diantaranya kalium, mangan dan magnesium. Itu baru sebagian, masih ada banyak lagi jenis vitamin, mineral dan gizi yang terkandung dalam buah-buahan. Ayo rajin mengonsumsi buah-buahan!
Mengurangi Resiko Penyakit Tertentu
Manfaat makan buah selanjutnya adalah dapat mengurangi resiko penyakit tertentu, salah satunya penyakit jantung. Francesca Crowe dari University of Oxford mengatakan bahwa pada umumnya resiko serangan jantung kronis akan berkurang sekitar 4% bila seseorang memakan buah atau sayur, berapapun jumlah asupannya.
Namun, makan buah dan sayur juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Anjuran yang populer adalah memakan lima buah-buahan. Jumlah tersebut dinilai sudah cukup untuk mendukung kesehatan tubuh.
Selain penyakit jantung, ada pula beberapa jenis buah-buahan yang dapat menekan resiko penyakit kanker. Misalnya buah pisang. Buah berwarna kuning ini dapat mengurangi resiko penyakit kanker dan asma.
Ada pula buah nanas yang mengandung antioksidan berupa asam fenolik dan flavonoid yang bantu mencegah penyakit. Antioksidan sendiri merupakan molekul yang berfungsi membantu tubuh dalam melawan stress oksidatif yang merupakan sumber dari berbagai penyakit kronis.
Selain antioksidan, nanas juga mengandung enzim bromelin yang ampuh melawan kanker. Terdapat banyak lagi buah-buahan yang dapat mendukung kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penyakit.
Mencegah Obesitas
Mencegah obesitas termasuk dalam manfaat makan buah lainnya. Beberapa jenis buah mengandung polifenol yang berpengaruh pada hormon rasa lapar seperti leptin.
Buah yang kaya dengan polifenol cenderung dapat mengurangi rasa lapar sehingga seseorang bisa menjaga bentuk tubuhnya.
Polifenol juga memainkan peran penting dalam metabolisme lemak dengan cara membantu memecah lemak lewat oksidasi asam lemak.
Beberapa jenis buah-buahan yang dapat mendukung program penurunan berat badan adalah blueberry, plum, ceri, stroberi, elderberry, aronia berry dan lain sebagainya. Buah-buahan tersebut terkenal kaya dengan kandungan polifenol sehingga dapat mencegah obesitas.
Pada 100 gram blueberry yang tumbuh secara liar terdapat 836 mg polifenol. Adapun, kandungan polifenol pada 100 gram blueberry konvensional adalah sekitar 560 mg.
Dalam jumlah yang sama, plum mengandung 377 mg polifenol. Sementara, buah ceri mengandung sekitar 274 mg polifenol. Buah ceri mengandung jenis polifenol flavonoid. Molekul ini bantu melawan stress oksidatif, inflamasi dan gangguan endotel yang merupakan sejenis penyakit arteri koroner non-obstruktif.
Pada 100 gram buah stroberi terdapat 235 mg polifenol. Sementara, kandungan polifenol pada 100 gram buah elderberry jauh lebih tinggi, yakni sekitar 870 mg. Tetapi, jumlahnya masih kalah dengan buah aronia berry yang mengandung sekitar 1.123 mg polifenol di tiap 100 gramnya.
Bantu Menurunkan Kolesterol dan Darah Tinggi
Manfaat makan buah yang selanjutnya adalah membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.
Banyak orang beranggapan bahwa penyakit kolesterol hanya menyerang saat tubuh memiliki berat berlebih (obesitas). Padahal sebenarnya penyakit ini tidak mengenal kondisi badan. Penyakit ini terjadi ketika tingkat kolesterol dalam darah melebihi batas normal.
Untuk mengurangi resiko penyakit kolesterol maka Anda bisa mengonsumsi buah-buahan penurun kolesterol seperti buah alpukat, delima, jeruk nipis, semangka, apel dan lain sebagainya.
Meskipun alpukat mengandung lemak cukup tinggi, yakni sekitar 16%, tetapi kandungan lemak tersebut menyehatkan. Hal ini karena lemak tersebut disusun dari 63% asam lemak tak jenuh, khususnya jenis asam lemak tak jenuh tunggal.
Lemak tersebut dapat berperan sebagai antioksidan untuk menjaga pembuluh darah dari kerusakan arteri oleh penumpukan LDL atau kolesterol jahat. Menariknya, buah alpukat juga kaya serat dan omega 9. Kedua kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah tetap rendah.
Selain alpukat, ada pula buah delima terkenal sebagai buah yang bisa menjaga tekanan osmotik sehingga dapat mengurangi resiko hipertensi (tekanan darah tinggi).
Mendukung Kesehatan Saluran Pencernaan
Manfaat makan buah untuk kesehatan berikutnya adalah mendukung kesehatan saluran pencernaan. Sebagaimana yang Anda tahu, buah-buahan mengandung serat yang dapat melancarkan buang air besar. Selain itu, serat tersebut dapat meningkatkan kelancaran metabolisme tubuh.
Salah satu buah yang baik untuk sistem pencernaan adalah delima. Buah ini dapat meredakan masalah pencernaan seperti diare dan disentri. Selain itu, delima juga menawarkan manfaat bagi metabolisme kulit.
Buah-buahan juga dapat meredakan gejala asam lambung. Pada artikel yang lalu, kami membahas 5 buah penurun asam lambung yang bisa Anda konsumsi.
Meskipun makan buah bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan, namun sebaiknya Anda mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah wajar. Selain itu, Anda sebaiknya juga memperhatikan waktu makan buah.
Sedapat mungkin, upayakan untuk memakan buah sebelum menyantap hidangan berat. Hal ini selaras dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Menurut sebuah sumber, Rasulullah SAW mencontohkan untuk menyantap buah kurma terlebih dulu sebelum menikmati makanan lainnya.
Bila Anda menerapkan hal ini, maka penyerapan nutrisi buah bisa berjalan lebih maksimal. Anjuran waktu mengonsumsi buah adalah 30 menit atau 2 jam sebelum waktu makan.
Bisa Berperan Sebagai Obat Alami
Manfaat makan buah selanjutnya adalah meredakan gejala penyakit. Buah bisa berperan sebagai obat alami untuk penyakit tertentu. Hal ini karena pada buah terdapat kandungan nutrisi dan senyawa yang dapat melawan beberapa penyakit.
Misalnya, buah belimbing dapat meredakan batuk sesak nafas dan bantu mendorong proses pengeluaran dahak. Adapun, jeruk nipis dapat meredakan sakit demam dan sariawan.
Selain itu, ada buah pepaya dan jambu klutuk yang dapat meredakan gejala demam berdarah. Buah pepaya juga dapat meredakan nyeri haid dan mendukung kesehatan mata.
Berikutnya ada jeruk nipis yang bisa menjadi ramuan obat untuk radang tenggorokan dan batuk. Jeruk nipis juga dapat mengurangi resiko penyakit vertigo, tekanan darah tinggi, amandel, ambeien, panu dan difteri.
Ada pula buah mengkudu yang menawarkan rasa unik, namun sebenarnya dapat mencegah infeksi dengan cara membasmi bakteri jahat. Makan buah mengkudu juga dapat meredakan iritasi pada lambung dan luka pada usus halus. Selain itu, buah ini dapat mendukung proses penyembuhan sakit kuning.
Sebagai Sumber Antioksidan Alami
Manfaat makan buah berikutnya adalah mencukupi kebutuhan antioksidan tubuh. Sebagaimana yang Anda ketahui, buah-buahan mengandung banyak antioksidan.
Beberapa jenis buah yang menawarkan antioksidan tinggi dan mudah dicari di Indonesia adalah stroberi, pepaya, semangka, mangga, alpukat, anggur dan lain sebagainya.
Buah kaya antioksidan dapat biasanya juga menawarkan nutrisi lain yang tak kalah penting, seperti vitamin dan mineral.
Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang berperan dalam melindungi tubuh dari efek radikal bebas penyebab berbagai penyakit.
Secara alami, tubuh menghasilkan radikal bebas sebagai zat limbah dari metabolisme. Kendati demikian, tubuh juga memiliki sistem pertahanan antioksidan sendiri untuk mengendalikan radikal bebas.
Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Manfaat makan buah selanjutnya adalah membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Dengan kata lain, makan buah dapat membantu menurunkan berat badan atau menjaga bobot tubuh ideal.
Semakin tinggi laju metabolisme tubuh maka semakin banyak kalori yang terbakar. Jadi, tubuh tidak menimbun banyak kalori dalam bentuk lemak. Beberapa jenis buah yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh ialah buah apel, jeruk, semangka, jambu biji, anggur dan sebagainya.
Sebenarnya hampir semua jenis buah mendukung metabolisme tubuh. Jadi, Anda tidak harus mengonsumsi buah-buahan di atas untuk menurunkan berat badan maupun membantu melancarkan peredaran darah ya.
Itulah beberapa manfaat buah untuk kesehatan tubuh yang menarik untuk diketahui. Ternyata buah menawarkan banyak manfaat ya? Kalau begini sih jadi makin semangat untuk mengonsumsinya secara rutin. Yuk perbanyak makan buah dari sekarang, tapi jangan berlebihan. Oke?
Penasaran dengan buah unik dan langka di dunia? Yuk simak ulasan menarik ini di hargabelanja.com!

